Pergerakan Tanah Terjang Gununghalu, Empat Rumah Rusak dan Puluhan KK Terancam

0
160

Pewarta : Red

Kab. Bandung Barat – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat menyatakan pergerakan tanah di Desa Celak, Kecamatan Gununghalu, mulai mengancam permukiman warga. Sedikitnya empat rumah dilaporkan mengalami kerusakan parah, sementara puluhan kepala keluarga berada dalam zona rawan terdampak.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung Barat, Asep Sehabudin, mengatakan pihaknya langsung menerjunkan tim ke lokasi setelah menerima laporan dari warga.

“Kami sudah menerima laporan kejadian pergerakan tanah di Gununghalu dan tim langsung melakukan asesmen di lapangan,” ujar Asep, Senin (18/5/2026).

Hasil pendataan sementara menunjukkan kerusakan serius terjadi pada bagian dinding dan lantai rumah warga yang mengalami retakan hingga pergeseran. Pergerakan tanah diduga mulai terjadi sejak Kamis (14/5) dan terus berkembang hingga saat ini.

BPBD mencatat sedikitnya 37 kepala keluarga (KK) berada di area yang berpotensi terdampak jika pergerakan tanah terus meluas. Warga pun diminta meningkatkan kewaspadaan dan segera mengungsi, terutama penghuni rumah yang telah mengalami kerusakan.

“Potensi ancamannya cukup besar karena mencakup satu RT dengan 37 KK. Keselamatan warga menjadi prioritas, sehingga kami mengimbau warga sementara mengungsi,” tegasnya.

Hingga kini penyebab pasti pergerakan tanah masih dalam pendalaman. Namun BPBD menduga kondisi tanah labil menjadi pemicu utama bencana tersebut.

Untuk memastikan tingkat risiko dan langkah penanganan, BPBD Bandung Barat akan berkoordinasi dengan Badan Geologi guna melakukan kajian teknis di lokasi terdampak.