Audiensi Memanas, RT/RW Desak DPRD Pastikan P2RW Tetap Jalan

0
122

Pewarta : Arief

Kota Sukabumi – Ratusan RT dan RW se-Kota Sukabumi akhirnya meluapkan keresahan mereka dalam audiensi di Gedung DPRD Kota Sukabumi, Jumat (20/6/2026). Dalam forum tersebut, empat tuntutan utama disampaikan secara tegas kepada DPRD dan Pemerintah Kota Sukabumi.

Perwakilan RT/RW Kota Sukabumi, Arif Rachma, menegaskan bahwa persoalan program P2RW hingga dana abadi Rp10 juta tak boleh lagi dibiarkan menggantung tanpa kepastian.

“Jangan sampai setiap tahun RT/RW harus turun aksi dulu hanya untuk mempertanyakan keberlanjutan P2RW. Program ini harus jelas dan berkelanjutan,” tegas Arif di hadapan peserta audiensi.

Tak hanya soal P2RW, RT/RW juga menyoroti keterlambatan pencairan insentif yang selama ini kerap molor. Mereka meminta pembayaran dilakukan tepat waktu setiap tiga bulan sekali dan tidak lagi mundur hingga empat bulan.

“RT dan RW ini bekerja melayani masyarakat setiap hari. Jadi insentif jangan sampai telat terus,” ujarnya.

Tuntutan berikutnya menyasar pengelolaan dana kelurahan. RT/RW meminta sistem kontraktual dihapus dan pengelolaan dikembalikan melalui mekanisme swakelola oleh LKK kelurahan agar dinilai lebih efektif dan tepat sasaran.

Sementara poin paling sensitif dalam audiensi tersebut menyangkut janji dana abadi Rp10 juta per RT yang hingga kini dinilai belum memiliki kejelasan.

“Jangan sampai RT ditanya warga soal dana Rp10 juta, tapi kami sendiri tidak punya jawaban karena realisasinya belum jelas,” kata Arif.

Audiensi sempat berlangsung panas setelah muncul pernyataan dari salah satu anggota DPRD dari Partai Demokrat, Henry, yang memicu reaksi keras peserta. Namun ketegangan berhasil diredam dan forum kembali berjalan kondusif.

Meski demikian, hasil audiensi dinilai cukup memuaskan. DPRD Kota Sukabumi disebut menyatakan komitmen untuk mengawal empat tuntutan RT/RW tersebut agar dapat direalisasikan oleh Pemerintah Kota Sukabumi.

Komitmen itu bahkan diperkuat melalui penandatanganan fakta integritas oleh pimpinan DPRD, Ketua Badan Anggaran, para ketua komisi, hingga ketua fraksi.

“Alhamdulillah DPRD siap memperjuangkan aspirasi kami ke pemerintah daerah dan Wali Kota Sukabumi. Mudah-mudahan ini bukan hanya janji, tapi benar-benar direalisasikan,” pungkasnya.