Pemkot Depok Gandeng FKUB Tandatangani Komitmen Lindungi Perempuan dan Anak

0
250

Pewarta : Anis

Kota Depok – Pemkot Depok menggandeng tokoh agama untuk memperkuat Perlindungan Perempuan dan Anak. Komitmen bersama itu ditandatangani bersama Forum Kerukunan Umat Beragama, Kamis (21/5/2026) di Balai Kota Depok.

Sekretaris Daerah Kota Depok, Mangnguluang Mansur mengatakan, kolaborasi dengan organisasi keagamaan penting karena tokoh agama memiliki kedekatan dan pengaruh besar di masyarakat.

“Perlindungan perempuan dan anak perlu jadi perhatian bersama. Mereka kelompok rentan terhadap kekerasan dan diskriminasi,” ujar Mangnguluang.

Komitmen ini melibatkan perwakilan enam agama di bawah FKUB Depok, yaitu Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu. Tujuannya memperkuat sinergi pencegahan kekerasan sekaligus mendorong peran aktif pemuka agama di tingkat komunitas.

Mangnguluang memaparkan, sepanjang 2025 Pemkot Depok mencatat 143 kasus kekerasan terhadap anak dan 114 kasus terhadap perempuan. Kasus tersebut meliputi kekerasan fisik maupun psikis.

“Dampaknya tidak hanya fisik, tapi juga psikologis, ketahanan keluarga, hingga kualitas SDM. Ini tantangan yang harus diselesaikan secara komprehensif,” katanya.

Ia berharap tokoh agama dan Pemuda Lintas Iman yang hadir bisa menjadi ujung tombak edukasi dan pencegahan di masyarakat. Dengan begitu, angka kekerasan di Depok bisa ditekan lebih jauh.

Penandatanganan berlangsung di Ruang Bougenvile, Balai Kota Depok, dan dihadiri perwakilan organisasi keagamaan se-Kota Depok.