Wabup Sukabumi Dorong Petani Jadi Multitalenta dan Adaptif Terhadap Kebutuhan Pasar

0
33

Pewarta : Arief

Kabupaten Sukabumi – Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, mendorong para petani untuk terus meningkatkan kemampuan dan tidak terpaku pada satu jenis komoditas. Menurutnya, petani harus mampu beradaptasi dengan perkembangan kebutuhan pasar agar sektor pertanian semakin produktif dan memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi.

Hal tersebut disampaikan Andreas saat berdiskusi sekaligus melakukan penanaman Tanaman Hortikultura bersama para petani di kawasan Desa Sudajaya Girang, Kecamatan Sukabumi, Kamis (2/7/2026).

“Kita harus menjadi petani yang multitalenta. Apa pun yang bisa ditanam dan menghasilkan, harus dikembangkan,” ujarnya.

Andreas menilai, letak strategis Kabupaten Sukabumi, khususnya Kecamatan Sukabumi yang berbatasan langsung dengan kawasan perkotaan, merupakan peluang besar untuk memperluas pemasaran hasil pertanian.

Menurutnya, meningkatnya jumlah kafe, restoran, hingga usaha kuliner di Kota Sukabumi dapat menjadi pasar potensial bagi produk pertanian lokal apabila dikelola secara profesional dan berkelanjutan.

“Melihat banyak kafe dan restoran di Kota Sukabumi, kita bisa menjadi pemasok dalam skala bisnis. Ini peluang yang harus dimanfaatkan petani,” katanya.

Selain mendorong diversifikasi usaha tani, Wakil Bupati juga mengingatkan pentingnya pemanfaatan lahan pertanian secara tepat dengan memilih komoditas yang sesuai dengan karakteristik wilayah. Ia menilai tanaman keras bernilai ekonomi tinggi tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga berperan dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Di sini masih banyak tanaman keras produktif, seperti alpukat dan lainnya. Ini sangat bagus,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Andreas turut menekankan pentingnya regenerasi petani sebagai upaya menjaga keberlanjutan Sektor Pertanian di Kabupaten Sukabumi. Menurutnya, pengetahuan, keterampilan, dan semangat bertani harus diwariskan kepada generasi muda agar sektor pertanian tetap menjadi salah satu penopang utama perekonomian daerah.

“Pertanian harus ditularkan kepada anak – anak muda. Mereka yang nantinya akan melanjutkan dan mengembangkan potensi pertanian Sukabumi di masa depan,” tegasnya.

Melalui sinergi antara pemerintah, petani, dan generasi muda, Pemerintah Kabupaten Sukabumi berharap sektor pertanian mampu berkembang menjadi usaha yang lebih modern, produktif, dan berdaya saing, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.