Festival Soekaboemi Tempo Doeloe 2026 Resmi Ditutup, Bobby Maulana, STD Menghidupkan Ingatan Kolektif Kota

0
27

Pewarta : Arief

Kota Sukabumi – Festival Soekaboemi Tempo Doeloe (STD) 2026 resmi ditutup pada Minggu (5/7/2026). Penutupan festival ini tidak hanya menandai berakhirnya rangkaian kegiatan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat komitmen Pelestarian Sejarah, Budaya, dan Identitas Kota Sukabumi.

Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, yang hadir didampingi istrinya, Kia Florita, mengatakan Festival Soekaboemi Tempo Doeloe merupakan ruang edukasi yang menghubungkan masyarakat dengan sejarah panjang terbentuknya Kota Sukabumi melalui pendekatan yang menarik dan mudah dipahami.

Beragam kegiatan seperti pameran sejarah, pertunjukan Seni Budaya, Kuliner Tradisional, Musik Tempo Dulu, Teatrikal Perjuangan, hingga Wisata Sejarah menjadi media untuk mengenalkan kembali nilai – nilai perjuangan, kearifan lokal, dan identitas budaya kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

“Festival ini bukan sekadar menghadirkan nostalgia, tetapi juga menjadi upaya menjaga dan mewariskan nilai – nilai budaya agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman,” ujar Bobby.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, komunitas budaya, seniman, pegiat sejarah, relawan, serta masyarakat yang telah berkontribusi menyukseskan penyelenggaraan festival.

Menurutnya, pelestarian budaya merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

Bobby berharap Festival Soekaboemi Tempo Doeloe terus berkembang sebagai ruang edukasi, rekreasi, dan promosi budaya yang mampu memperkuat karakter masyarakat sekaligus meningkatkan citra Kota Sukabumi sebagai daerah yang menghargai dan melestarikan warisan sejarahnya.