Pewarta : Ida
Kota Bandung – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat, Purwanto, mendorong seluruh satuan pendidikan di Jawa Barat memperkuat kolaborasi dengan klub olahraga, komunitas, dan sanggar untuk mengoptimalkan pengembangan potensi peserta didik, baik di Bidang Akademik maupun Non Akademik.
Hal tersebut disampaikan saat membuka Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) jenjang Sekolah Dasar (SD) Tingkat Provinsi Jawa Barat di GOR Lodaya, Kota Bandung, Selasa (7/7/2026).
Menurut Purwanto, setiap peserta didik memiliki bakat yang berbeda sehingga perlu mendapat ruang untuk berkembang melalui pembinaan yang berkelanjutan. Namun, keterbatasan sekolah dalam membina seluruh potensi siswa membuat kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi langkah strategis.
“Kolaborasi dengan klub olahraga, komunitas, maupun sanggar menjadi cara agar sekolah dapat mengembangkan potensi anak – anak sesuai bakat yang dimiliki,” ujarnya.
Ia berharap sinergi tersebut dapat diterapkan di seluruh jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, SMA hingga SMK, sehingga siswa memiliki kesempatan lebih luas untuk mengembangkan prestasi di Bidang Olahraga maupun Seni.
Purwanto juga menilai keberhasilan atlet pelajar tidak hanya ditentukan oleh pembinaan di sekolah, tetapi juga dukungan dari klub dan komunitas yang selama ini turut membina mereka.
O2SN tingkat SD dan SMP Provinsi Jawa Barat tahun ini diikuti perwakilan dari 27 kabupaten/kota dengan mempertandingkan 5 (lima) Cabang Olahraga, yakni Atletik, Renang, Bulu Tangkis, Pencak Silat, dan Senam.

