Peron 6, 7, dan 8 Stasiun Bogor Rampung Diperpanjang, Kini Mampu Layani KRL 12 Kereta

0
8

Pewarta : Red

Kota Bogor – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta resmi mengoperasikan Peron 6, 7, dan 8 Stasiun Bogor yang telah selesai diperpanjang dan diperluas. Infrastruktur baru tersebut mulai beroperasi pada Rabu (15/7/2026) dan kini mampu melayani rangkaian kereta dengan stamformasi (SF) 12.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan proyek yang dimulai sejak 15 April 2026 itu berhasil diselesaikan sesuai jadwal dan telah melalui seluruh tahapan pemeriksaan teknis serta uji keselamatan sebelum dioperasikan.

“Infrastruktur tersebut kini telah mampu mengakomodasi rangkaian kereta dengan stamformasi (SF) 12,” ujar Franoto dalam keterangan resminya, Rabu (15/7/2026).

Menurutnya, pengoperasian jalur dan peron yang telah diperpanjang menjadi bagian dari strategi peningkatan kapasitas dan pelayanan transportasi perkeretaapian di wilayah Daop 1 Jakarta, khususnya untuk mendukung tingginya mobilitas penumpang di Stasiun Bogor sebagai salah satu stasiun tersibuk di Jabodetabek.

Pada tahap awal operasional, KAI akan melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala guna memastikan seluruh fasilitas dan prasarana berfungsi optimal serta memenuhi standar keselamatan.

“Penyelesaian proyek ini menunjukkan komitmen KAI dalam menghadirkan infrastruktur perkeretaapian yang andal, aman, dan berkelanjutan. Kami akan terus melakukan pemantauan agar seluruh prasarana yang telah dibangun dapat beroperasi secara optimal dan mendukung kelancaran operasional kereta api,” kata Franoto.

Ia menjelaskan, seluruh pekerjaan konstruksi, pemeriksaan, dan pengujian teknis telah selesai dilaksanakan tanpa kendala berarti. Pemeriksaan mencakup kondisi jalur, peron, perangkat pendukung operasional, hingga aspek keselamatan perjalanan kereta api.

“Dengan selesainya pekerjaan perpanjangan jalur dan peron, seluruh infrastruktur dinyatakan siap dioperasikan sesuai standar teknis dan keselamatan perkeretaapian,” ujarnya.

KRL Pertama Melintas

Pada hari pertama operasional, sejumlah perjalanan kereta menjadi rangkaian perdana yang menggunakan jalur hasil pengembangan tersebut.

Jalur 6 pertama kali digunakan oleh Kereta Nomor 1159 tujuan Jakarta Kota pada pukul 04.08 WIB.
Jalur 7 digunakan perdana oleh Kereta Nomor 1001 tujuan Manggarai pada pukul 04.13 WIB.
Jalur 8 pertama kali melayani Kereta Nomor 1161 tujuan Jakarta Kota pada pukul 04.18 WIB.

Fasilitas Lebih Lengkap dan Nyaman

Peron 6, 7, dan 8 kini dilengkapi berbagai fasilitas penunjang kenyamanan dan keselamatan penumpang. Setiap jalur memiliki tiang penanda berwarna perak dengan nomor jalur berwarna biru dan kuning, serta dilengkapi alat pemadam api ringan (APAR).

Selain itu, tersedia kursi tunggu, tempat sampah, guiding block bagi penyandang disabilitas, serta garis kuning sebagai batas aman antara area peron dan rangkaian kereta.

Bagi penumpang yang masuk melalui Pintu Barat atau Jalan Mayor Oking, akses menuju Peron 6 hingga 8 dapat ditempuh dengan berbelok ke kiri setelah melakukan tap in dan langsung menuju area peron.

Sementara itu, penumpang yang masuk melalui Pintu Timur atau kawasan Alun-alun Kota Bogor harus menyeberangi jalur 2 hingga 5 menuju arah Pintu Barat, kemudian melewati selasar penghubung sebelum mencapai Peron 6, 7, dan 8.

Rampungnya proyek ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas layanan KRL Commuter Line di Stasiun Bogor sekaligus memperlancar arus penumpang pada jam-jam sibuk, seiring meningkatnya kebutuhan transportasi massal di wilayah Jabodetabek.