Pelayanan Prima Desa Teluk Sumbang Sangat Diapresiasi, Mahasiswa KKN Ungkap 12 Potensi Wisata Luar Biasa Minta Perhatian Pemkab. Berau

0
16

Pewarta : Abd. Haris

Kabupaten Berau – Menurut perwakilan mahasiswa Universitas Mulawarman yang sedang melaksanakan KKN, Muhammad Rizal dan Sonta Marpaung, kualitas pelayanan pemerintahan Desa Teluk Sumbang, Kecamatan Biduk-Biduk, Kabupaten Berau dinilai sangat baik. Khususnya di bawah kepemimpinan Plt. Kepala Kampung, Badri Husni Setiawan, pelayanan yang diberikan disebut luar biasa, sangat memuaskan, dan menjadi salah satu yang terbaik yang pernah mereka temui selama kegiatan pengabdian.

Mereka menekankan betapa patut diacungi jempol kesigapan, keramahan, keterbukaan, serta dedikasi tinggi yang ditunjukkan Bapak Badri Husni Setiawan beserta seluruh perangkat desa.

“Kami dan teman-teman mahasiswa sangat terkesan dan berterima kasih sebesar-besarnya. Segala kebutuhan kami maupun aspirasi warga selalu ditanggapi dengan cepat, solutif, dan penuh tanggung jawab. Ini adalah bukti nyata kepemimpinan yang peduli, bersahabat, dan benar-benar hadir melayani masyarakat. Semangat kerja keras Bapak Kepala Desa dan timnya layak dijadikan teladan,” ujar mereka mewakili teman-teman mahasiswa.

Lebih lanjut, mereka menyampaikan bahwa Desa Teluk Sumbang menyimpan kekayaan alam yang luar biasa, dengan total lebih dari 12 potensi wisata unggulan yang berkelas dunia. Di antaranya:

– Wisata Bahari & Pesisir: Pantai Batu Berdiri, Pantai Tanjung Sinondok dengan jejak geologi purba berusia 130 juta tahun serta fenomena mata air tawar yang muncul dari bawah laut, Pulau Kaniungan Besar dan pulau-pulau kecil sekitar, kawasan terumbu karang, padang lamun, hutan bakau, serta teluk yang sering didatangi penyu, lumba-lumba, dan paus.

– Wisata Alam & Geologi: Kawasan Karst Mangkalihat seluas 7.425 hektare, 5 air terjun alami meliputi Air Terjun Bidadari dan Lingkacan, Hutan Primer & Gunung Antu yang menjadi habitat bekantan serta bunga langka, hingga situs alam Batu Kaparai/Batu Padi.

– Wisata Budaya & Edukasi: Kearifan lokal Suku Dayak Basap dan Suku Bugis, ikon Jembatan Kelomang, Lamin Guntur & Ekowisata, Menara CaFeha, serta potensi wisata edukasi geologi dan pelestarian alam.

Namun di tengah kinerja pemerintahan desa yang sangat baik dan kekayaan potensi yang luar biasa tersebut, juga dicatat kendala mendasar yang masih dirasakan sehari-hari oleh warga maupun pelaksanaan kegiatan KKN.

Hingga hari ini, belum adanya penerangan yang layak serta akses internet di desa ini belum mencapai titik maksimal dan belum memuaskan. Sinyal seluler yang sering hilang-hilang dan tidak stabil sangat menyulitkan komunikasi, kebutuhan belajar, maupun pelaksanaan kegiatan.

Mereka mewakili masyarakat setempat dan rekan mahasiswa memohon perhatian serius serta dukungan nyata dari Pemerintah Kabupaten Berau, khususnya untuk menyediakan penerangan yang layak serta menjamin akses internet yang stabil dan memuaskan.

“Kami mewakili teman-teman mahasiswa sepakat, jika potensi wisata yang begitu besar ini didukung dengan fasilitas yang memadai, Desa Teluk Sumbang pasti akan tumbuh pesat. Hal ini akan sangat membantu mengangkat taraf perekonomian masyarakat setempat dan turut meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Berau secara berkelanjutan,” tambah mereka.