Pemkab Sukabumi Genjot Keaktifan JKN, Relawan SPPG Didorong Segera Terdaftar

0
16

Pewarta : Arief

Kabupaten Sukabumi – Pemerintah Kabupaten Sukabumi memperkuat upaya percepatan kepesertaan aktif Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dengan mendorong seluruh relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, saat membuka Sosialisasi Program JKN bagi Relawan SPPG se-Kabupaten Sukabumi di Pendopo Sukabumi, Kamis (16/7).

Sekda menyebutkan terdapat sekitar 402 yayasan SPPG di Kabupaten Sukabumi. Dengan asumsi setiap yayasan memiliki 50 relawan, puluhan ribu orang berpotensi memperoleh perlindungan jaminan kesehatan.

Menurutnya, optimalisasi kepesertaan JKN merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mengejar target Universal Health Coverage (UHC).

Saat ini cakupan kepesertaan JKN di Kabupaten Sukabumi mencapai 92,97 persen, sementara tingkat keaktifan peserta baru 62,96 persen. Angka tersebut masih berada di bawah target RPJMN yang menetapkan cakupan UHC sebesar 98 persen dengan tingkat keaktifan di atas 80 persen.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sukabumi, Ahmad Sanusi Budi Permana, mengatakan relawan SPPG dapat didaftarkan melalui skema Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau peserta mandiri Kelas 3.

BPJS Kesehatan juga akan memberikan pendampingan teknis pendaftaran secara kolektif bagi seluruh yayasan SPPG guna mempercepat peningkatan kepesertaan aktif JKN di Kabupaten Sukabumi.