Pemkot Bogor Luncurkan B-Smart CORPU, Percepat Transformasi Kompetensi ASN Berbasis Talenta

0
17

Pewarta : Red

Kota Bogor – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor resmi meluncurkan Bogor Smart Corporate University (B-Smart CORPU) sebagai langkah strategis untuk memperkuat pengembangan kompetensi aparatur sipil negara (ASN) sekaligus mendorong lahirnya birokrasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Peluncuran B-Smart CORPU dilakukan oleh Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim didampingi Sekretaris Daerah Kota Bogor Denny Mulyadi, Kepala PT Taspen Cabang Bogor Zul Akbar Yulianto, serta perwakilan Universitas Pakuan di Ballroom Hotel Onih, Kota Bogor, Rabu (15/7/2026). Kegiatan diawali dengan penandatanganan nota kesepakatan antara Pemkot Bogor dan PT Taspen Cabang Bogor, kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen implementasi B-Smart CORPU oleh seluruh kepala perangkat daerah.

Dalam sambutannya, Dedie menegaskan bahwa B-Smart CORPU bukan sekadar program pelatihan, melainkan fondasi untuk membangun budaya belajar berkelanjutan di lingkungan ASN. Menurutnya, penguatan kompetensi harus berjalan seiring dengan pembentukan nilai-nilai organisasi agar mampu menghasilkan sumber daya manusia yang unggul, inovatif, dan siap menghadapi tantangan pembangunan.

“Saya harap B-Smart CORPU dapat terus dikembangkan dengan membangun sistem yang kuat. Dengan ikhtiar ini, SDM Kota Bogor diharapkan mampu mempercepat mewujudkan harapan masyarakat menjadi kenyataan,” kata Dedie.

Ia menjelaskan, melalui B-Smart CORPU, kompetensi dan potensi ASN akan dipetakan secara sistematis untuk membentuk talent pool. Pegawai yang memiliki kapasitas dan kinerja unggul akan dipersiapkan menjadi champion melalui berbagai program pelatihan, pendampingan, serta penguatan kapasitas kepemimpinan sehingga mampu menjadi motor penggerak transformasi birokrasi.

Selain pengembangan talenta, Pemkot Bogor juga menaruh perhatian pada percepatan transformasi digital melalui penguatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), penerapan indikator kinerja utama (Key Performance Indicator/KPI), serta pemetaan kebutuhan kompetensi ASN yang disusun bersama Lembaga Administrasi Negara (LAN). Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan sistem manajemen ASN yang lebih efektif, terukur, dan berbasis kinerja.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bogor Dani Rahardian menjelaskan bahwa B-Smart CORPU dirancang sebagai sistem pengembangan kompetensi ASN yang terintegrasi, berkelanjutan, serta selaras dengan kebutuhan organisasi dan arah pembangunan daerah.

“Melalui CORPU, setiap perangkat daerah didorong menjadi organisasi pembelajar yang aktif mengembangkan kompetensi pegawai melalui berbagai metode pembelajaran dan kolaborasi,” ujar Dani.

Ia berharap implementasi B-Smart CORPU mampu meningkatkan kapasitas individu, tim, hingga organisasi secara menyeluruh sehingga berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan publik, efektivitas tata kelola pemerintahan, serta kinerja Pemerintah Kota Bogor dalam memberikan pelayanan yang semakin profesional kepada masyarakat.