Di Tengah Kota Depok, Wawali dan Forkopimda Gerakan Urban Farming Lewat Tanam Bawang Merah Bersama Kodim 0508

0
27

Pewarta : Anis

Kota Depok – Semangat ketahanan pangan kembali digaungkan di Kota Depok. Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah bersama Forkopimda kompak turun ke lapangan untuk menanam bawang merah di lahan urban farming Kodim 0508/Depok, Jalan Ir. Juanda, Sukmajaya, Sabtu (18/7/2026). Lahan seluas 1.000 meter persegi itu kini dimanfaatkan sebagai kebun produktif. Ribuan bibit bawang merah ditanam dengan sistem urban farming sebagai bukti bahwa kota pun bisa jadi lumbung pangan.

Menurut Chandra, ketahanan pangan bukan hanya PR pemerintah.

“Ini gerakan kolektif. Tidak akan jalan kalau hanya pemerintah. Harus ada TNI, dunia usaha, kementerian, dan masyarakat ikut bergerak bersama,” tegasnya.

Wawali mengapresiasi inisiatif Kodim 0508/Depok yang berani menyulap lahan di tengah kota menjadi area pertanian. Ia memastikan Pemkot Depok akan terus mendukung dan memperluas kolaborasi untuk pengembangan urban farming.

Bagi Chandra, pangan yang mandiri adalah kunci kemandirian daerah. Di tengah isu perubahan iklim, harga pangan yang fluktuatif, dan kebutuhan warga yang terus naik, daerah harus punya strategi sendiri.

“Kegiatan hari ini maknanya lebih dari sekadar menanam. Kita juga menanam semangat gotong royong, kemandirian, dan keyakinan bahwa pertanian di kota tetap relevan dan strategis,” ungkapnya.

Ia menilai, meski Depok terus berkembang sebagai kota metropolitan, sektor pertanian jangan sampai tergerus.

“Dengan optimalisasi lahan, teknologi tepat guna, dan kerja bareng semua pihak, pertanian perkotaan bisa jadi solusi nyata untuk ketahanan pangan kita,” jelasnya.

Chandra juga menitip pesan kepada warga. “Lahan kosong di sekitar kita jangan dibiarkan. Manfaatkan. Jadikan sumber pangan keluarga. Karena menjaga ketersediaan pangan itu tugas kita bersama,” ajaknya.

Di akhir kegiatan, Chandra berharap kerja sama Pemkot Depok dengan Kodim 0508 dan seluruh elemen terus terjaga.

“Mudah-mudahan kolaborasi ini berkelanjutan, sehingga pertanian di Depok bisa tumbuh maju, mandiri, dan memberi manfaat langsung untuk masyarakat,” tutupnya.