712 Atlet se-Indonesia Ramaikan Dankorbrimob Open 2026, KONI Depok : Ajang Penting Untuk Cetak Bibit Unggul

0

Pewarta : Anis

Kota Depok – Turnamen Bulutangkis Dankorbrimob Open 2026 menjadi magnet bagi atlet muda se-Indonesia. Sebanyak 712 peserta dari 12 provinsi turun berlaga, dan KONI Kota Depok menilai kompetisi ini krusial untuk proses pembinaan.

Ketua Umum KONI Kota Depok, Herry Suprianto, menyebut semakin sering digelar kejuaraan berkualitas, semakin terbuka peluang munculnya pebulutangkis berprestasi dari usia dini.

“Kompetisi seperti ini bukan hanya soal menang kalah. Atlet belajar mengatur tekanan, mengasah teknik, dan membentuk mental juara,” ujar Herry, Rabu (29/7/2026).

Dankorbrimob Open 2026 mempertandingkan 23 kategori. Rinciannya 12 nomor tunggal dan 11 nomor ganda.

Pesertanya datang dari berbagai daerah. Mulai dari DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Banten, hingga Papua. Hal itu menunjukkan animo masyarakat terhadap bulutangkis masih sangat tinggi.

Herry mengapresiasi Korps Brimob Polri sebagai penyelenggara. Menurutnya, turnamen berskala nasional dengan ratusan atlet ini menjadi bukti nyata bulutangkis tetap jadi olahraga favorit.

“Partisipasi 712 atlet dari 12 provinsi adalah indikator positif. Artinya pembinaan prestasi di Indonesia terus berjalan,” katanya.

Herry menegaskan KONI Depok akan terus mendukung setiap kejuaraan sebagai bagian dari penguatan pembinaan. Ia meminta atlet Depok menjadikan turnamen ini sebagai panggung untuk mengukur diri.

“Kami ingin wakil Depok bukan sekadar ikut. Harus berani bersaing dan berprestasi. Jadikan ini batu loncatan ke level nasional bahkan internasional,” tegasnya.

Menurutnya, regenerasi atlet adalah kunci keberlanjutan prestasi. Semakin rutin kompetisi digelar, semakin besar peluang menjaring talenta baru.

“Regenerasi wajib jalan. Dengan banyak turnamen, kita bisa menemukan bibit-bibit unggul. Depok siap ambil bagian dalam proses itu,” ungkap Herry.

Ia berharap sinergi antara penyelenggara, pemerintah, dan organisasi olahraga bisa terus memperkuat ekosistem bulutangkis.

“Kami optimis dari turnamen seperti ini akan lahir pemain hebat. Tidak hanya mengangkat nama daerah, tapi juga mengharumkan Indonesia di dunia,” tutupnya.