Pewarta : Fitri
Kabupaten Garut – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin menegaskan penyelenggaraan Garut International Kite Festival 2026 menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan potensi pariwisata Kabupaten Garut kepada masyarakat internasional.
“Yang pasti juga lebih mengenalkan lagi Garut kepada komunitas internasional,” ujar Abdusy Syakur usai membuka festival di Tepas Papandayan, Kecamatan Cisurupan, Sabtu (2/8/2026).
Festival layang – layang internasional yang untuk pertama kalinya digelar di kawasan pegunungan Garut itu diharapkan mampu menarik wisatawan domestik maupun mancanegara, sekaligus mendorong kunjungan ke berbagai destinasi wisata lainnya di Garut.
Bupati mengapresiasi seluruh pihak yang telah menyukseskan penyelenggaraan festival. Meski masih terdapat sejumlah kekurangan karena baru pertama kali digelar, ia optimistis ajang tersebut dapat menjadi agenda tahunan dengan skala yang lebih besar.
Garut International Kite Festival 2026 diikuti peserta dari 13 negara, yakni Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina, Thailand, China, Jepang, Korea Selatan, Swiss, Swedia, Prancis, Italia, dan Belgia.
Presiden Majlis Pelayang Malaysia, Datuk A. Rahim, mengatakan, Malaysia mengirimkan 10 peserta untuk berpartisipasi dalam festival tersebut.
Menurutnya, dukungan pemerintah, masyarakat, dan sponsor menjadi modal penting agar festival serupa dapat kembali digelar dengan skala yang lebih besar di masa mendatang.

