Alumni SMAN 3 Kota Sukabumi ini melaju ke Grand Final Pasanggiri Wanoja Jajaka Budaya Jawa Barat 2026 dengan bekal prestasi, kepemimpinan, dan kecintaan terhadap budaya.
Pewarta : Fadhel
Kota Sukabumi – Nama Falisha Zalfa Alya tengah menjadi perhatian publik Kota Sukabumi. Alumni SMA Negeri 3 Kota Sukabumi tersebut berhasil menembus babak Grand Final Pasanggiri Wanoja Jajaka Budaya Jawa Barat 2026, sebuah ajang bergengsi yang menjadi wadah pencarian duta budaya muda terbaik di Tanah Pasundan.
Falisha menjadi salah satu dari 12 finalis Wanoja yang akan bersaing bersama 12 finalis Jajaka dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Barat dalam malam puncak Peuting Wening Manugrahan, yang digelar pada 7 Agustus 2026 di Balai Sartika Convention, Bandung.
Bagi Falisha, keikutsertaan dalam ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan bentuk nyata komitmen untuk menjaga, memperkenalkan, dan mengembangkan budaya Sunda di tengah arus modernisasi yang semakin pesat.
Berdasarkan informasi yang disampaikan Paguyuban Wanoja Jajaka (Wajada) Jawa Barat, Falisha dikenal sebagai sosok yang memiliki ketertarikan besar terhadap dunia kebudayaan, pengembangan diri, dan kepemimpinan. Semangat tersebut diwujudkannya melalui keterlibatan aktif dalam berbagai organisasi, kegiatan sosial, hingga kompetisi yang berkaitan dengan pelestarian budaya.
Perjalanan Falisha juga diwarnai sederet prestasi yang membuktikan kapasitasnya sebagai generasi muda berprestasi. Pada tahun 2025, ia berhasil meraih gelar Juara Utama Indonesia Top Hijab Model, sementara pada Festival Tunas Bahasa Ibu Tahun 2022, ia sukses meraih Juara III Ngadongeng Tingkat Jawa Barat. Prestasi tersebut menunjukkan kemampuannya tidak hanya di bidang penampilan, tetapi juga dalam menjaga dan mempromosikan bahasa serta tradisi daerah.
Keberhasilan melaju ke grand final mendapat dukungan dari berbagai pihak. Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki, Wakil Wali Kota Bobby Maulana, serta Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kota Sukabumi Rahmat Sukandar turut memberikan apresiasi dan doa agar Falisha mampu mengharumkan nama Kota Sukabumi di tingkat Provinsi Jawa Barat.
Dukungan tersebut menjadi motivasi tersendiri bagi Falisha untuk tampil maksimal sekaligus membawa identitas Kota Sukabumi di panggung budaya tingkat provinsi.
Pasanggiri Wanoja Jajaka Budaya Jawa Barat merupakan ajang tahunan yang bertujuan melahirkan generasi muda yang memiliki wawasan budaya, karakter kepemimpinan, kemampuan komunikasi, serta kepedulian terhadap pelestarian warisan budaya daerah.
Melalui ajang ini, para finalis tidak hanya dinilai dari penampilan, tetapi juga kemampuan berpikir kritis, penguasaan nilai-nilai budaya, etika, kepribadian, serta kapasitas mereka sebagai calon duta budaya yang mampu menginspirasi masyarakat.
Bagi Kota Sukabumi, kehadiran Falisha di panggung grand final menjadi kebanggaan tersendiri. Di usianya yang masih muda, ia membawa harapan agar generasi muda semakin mencintai budaya daerah dan berani tampil sebagai agen pelestarian budaya di tingkat yang lebih luas.
Kini, masyarakat Kota Sukabumi menantikan kiprah Falisha Zalfa Alya pada malam Peuting Wening Manugrahan, dengan harapan ia mampu menorehkan prestasi terbaik sekaligus membawa nama Kota Sukabumi semakin dikenal sebagai daerah yang melahirkan generasi muda berprestasi dan berbudaya.













