Pewarta : Gervan
Kab. Sumedang – Kasus kehilangan kendaraan bermotor (ranmor) kembali menjadi perhatian di Kabupaten Sumedang. Salah satunya dialami warga berinisial SG di Desa Serang, Kecamatan Cimalaka, yang kehilangan sepeda motor saat perjalanan pulang setelah ziarah pada 24 Agustus 2026.
Peristiwa tersebut tidak hanya meninggalkan kerugian secara materi, tetapi juga menyisakan rasa khawatir bagi masyarakat. Terlebih, keamanan kendaraan dan lingkungan menjadi kebutuhan mendasar yang seharusnya menjadi perhatian bersama.
Kondisi itu mendapat perhatian dari Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi Partai Gerindra Daerah Pemilihan Kabupaten Sumedang, Majalengka, dan Subang, H. Heri Ukasah Sulaeman, S.Pd., M.Si., M.H.
H. Heri menyempatkan diri menemui SG sebagai bentuk kepedulian sekaligus memberikan bantuan untuk meringankan beban korban setelah kehilangan kendaraan miliknya.
Menurut H. Heri, musibah yang dialami SG harus menjadi pengingat bersama bahwa persoalan keamanan lingkungan tidak boleh dianggap sebagai hal biasa.
“Kita tentu prihatin dengan musibah yang dialami saudara SG. Bantuan ini mungkin tidak bisa menggantikan kendaraan yang hilang, tetapi setidaknya menjadi bentuk kepedulian dan solidaritas kepada warga yang sedang mengalami musibah,” ujar H. Heri, Sabtu (28/08).
Ia menilai maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor harus menjadi bahan evaluasi bersama. Menurutnya, masyarakat perlu kembali memperkuat kepedulian terhadap lingkungan, sementara sistem keamanan di tingkat masyarakat juga harus terus diperhatikan.
“Jangan sampai kita baru bergerak setelah ada warga yang menjadi korban. Keamanan bukan hanya tanggung jawab satu pihak, tetapi membutuhkan keterlibatan pemerintah, aparat keamanan, pemerintah desa, dan seluruh masyarakat,” tegasnya.
H. Heri juga mengimbau masyarakat Kabupaten Sumedang, khususnya warga Kecamatan Cimalaka dan Desa Serang, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kendaraan maupun lingkungan sekitar.
Ia mengingatkan warga untuk tidak meninggalkan kendaraan di tempat yang rawan, memastikan kendaraan terkunci dengan baik, serta kembali menghidupkan kepedulian antarwarga melalui komunikasi dan pengamanan lingkungan.
“Saya mengajak seluruh masyarakat Sumedang untuk lebih waspada. Saling mengingatkan itu penting. Kalau melihat sesuatu yang mencurigakan, jangan ragu untuk berkoordinasi dengan lingkungan maupun aparat. Kita ingin Sumedang menjadi daerah yang aman, nyaman, dan masyarakatnya merasa terlindungi,” katanya.
H. Heri berharap kejadian yang menimpa SG tidak kembali terjadi kepada warga lainnya. Ia juga mendorong agar persoalan keamanan lingkungan menjadi perhatian serius dan tidak hanya ramai dibicarakan ketika kasus pencurian sudah terjadi.
Korban Sampaikan Terima Kasih
Sementara itu, SG menyampaikan rasa terima kasih kepada H. Heri Ukasah Sulaeman yang telah datang secara langsung dan memberikan bantuan setelah dirinya mengalami musibah kehilangan kendaraan.
“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak H. Heri yang sudah datang dan memberikan bantuan kepada saya. Perhatian seperti ini sangat berarti bagi saya dan keluarga. Semoga kebaikan beliau mendapat balasan yang berlipat,” ungkap SG.
Bagi SG, bantuan tersebut bukan sekadar materi, tetapi juga menjadi bentuk perhatian dan kepedulian yang memberikan semangat di tengah kondisi sulit setelah kehilangan kendaraan.
Kasus tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa rasa aman di lingkungan bukan sesuatu yang bisa dianggap sepele. Kewaspadaan masyarakat, kepedulian antarwarga, serta respons cepat terhadap potensi gangguan keamanan menjadi bagian penting untuk mencegah kejadian serupa kembali terulang.













