Peristiwa

Antrean Kendaraan di Sejumlah SPBU Ogan Ilir Kembali Mengular, Sopir Keluhkan Keterlambatan Solar

adminsigiku.com
×

Antrean Kendaraan di Sejumlah SPBU Ogan Ilir Kembali Mengular, Sopir Keluhkan Keterlambatan Solar

Sebarkan artikel ini

Pewarta : Heri Kusnadi

Kab. Ogan Ilir – Antrean panjang kendaraan, khususnya kendaraan ber Bahan Bakar aminyak (BBM) jenis Solar, kembali terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan.

Seperti di SPBU 24 306 26 Indralaya. Antrean kendaraan berat tersebut terpantau mengular hingga ke badan jalan dan berpotensi mengganggu kelancaran arus lalu lintas.

Berdasarkan pantauan di lapangan sejak Jumat (28/8/2026), antrean kendaraan yang menunggu pengisian solar masih terlihat di sejumlah SPBU. Kondisi tersebut membuat para pengemudi harus menunggu cukup lama untuk mendapatkan BBM.

Sejumlah petugas SPBU yang ditemui di lapangan menyebutkan, kondisi tersebut diduga berkaitan dengan keterlambatan pasokan BBM jenis Solar. Menurut mereka, dalam beberapa waktu terakhir distribusi atau suplai solar dari pihak pemasok mengalami keterlambatan.

Namun, keterangan tersebut masih sebatas informasi dari petugas SPBU dan belum mendapat penjelasan resmi dari pihak Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel.

Upaya konfirmasi kepada pihak Pertamina melalui sambungan telepon telah dilakukan. Pihak yang dihubungi menyampaikan akan memberikan penjelasan terkait kondisi tersebut. Namun hingga berita ini diturunkan, penjelasan resmi mengenai penyebab keterlambatan pasokan solar belum diterima.

Sopir Keluhkan Antrean Panjang

Sejumlah pengemudi kendaraan yang tengah mengantre solar mengaku kecewa dengan kondisi tersebut. Mereka berharap ketersediaan BBM, khususnya solar, dapat kembali normal sehingga aktivitas transportasi tidak terganggu.

“Kadang kami harus menunggu lama, bahkan sampai menginap di SPBU untuk mendapatkan solar,” ujar salah seorang sopir yang enggan disebutkan namanya.

Menurutnya, antrean panjang tidak hanya menyita waktu, tetapi juga berdampak terhadap aktivitas dan biaya operasional kendaraan.

“Kami membeli BBM secara tunai, bukan berutang. Kami berharap pelayanan dan ketersediaan solar bisa lebih lancar,” katanya.

Pertamina Diharapkan Berikan Penjelasan

Kondisi antrean panjang kendaraan tersebut menjadi perhatian karena selain menghambat aktivitas para pengemudi, antrean yang memanjang hingga badan jalan juga berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas.

Masyarakat dan para pengemudi berharap Pertamina dapat memberikan penjelasan secara terbuka mengenai penyebab keterlambatan distribusi solar, termasuk langkah yang dilakukan untuk memastikan ketersediaan BBM di SPBU.

Pertamina juga diharapkan dapat melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi di lapangan serta berkoordinasi dengan pengelola SPBU dan pihak terkait guna mencari solusi agar distribusi solar kembali berjalan normal.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab keterlambatan pasokan solar maupun langkah penanganan terhadap antrean panjang yang terjadi di sejumlah SPBU di Ogan Ilir.