Pewarta : Ida
Kabupaten Bandung – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bandung Utara mulai menyiapkan ribuan bibit pinus untuk mendukung kegiatan penanaman di wilayah kerjanya.
Sebanyak 0,640 gram benih pinus ditaburkan di halaman Rumah Dinas Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Cikalong Wetan, Kamis (10/9/2026). Benih tersebut diproyeksikan menghasilkan sekitar 6.000 bibit yang selanjutnya akan ditanam di Petak 29C4, RPH Cikalong Wetan, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Padalarang.
Kegiatan penaburan benih dihadiri Administratur KPH Bandung Utara Deden Yogi Nugraha bersama jajaran manajemen, Kepala Seksi Utama Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan (K3L) Perhutani Divisi Regional Jawa Barat dan Banten Tri Yuana, serta Asisten Perhutani (Asper) Padalarang A.M. Budi Hermawan beserta jajaran.
Administratur KPH Bandung Utara Deden Yogi Nugraha mengatakan, penaburan benih menjadi tahap awal yang menentukan dalam proses persemaian. Karena itu, kualitas benih dan penanganannya menjadi perhatian untuk memastikan bibit yang dihasilkan memenuhi standar dan siap ditanam sesuai jadwal.
“Penaburan benih pinus ini kami laksanakan dengan harapan benih dapat tumbuh dengan baik dan menghasilkan bibit berkualitas yang siap ditanam pada waktunya. Keberhasilan penanaman sangat dipengaruhi oleh kualitas dan kesiapan bibit yang dihasilkan melalui proses persemaian,” ujar Deden.
Menurutnya, persemaian tidak hanya berorientasi pada pemenuhan jumlah bibit, tetapi juga memastikan tanaman yang dihasilkan sehat dan memiliki kualitas pertumbuhan yang baik.
Setiap tahapan, mulai dari perlakuan terhadap benih, proses perkecambahan hingga pemeliharaan bibit, kata Deden, harus dilakukan sesuai standar yang telah ditetapkan.
“Penyediaan bibit berkualitas merupakan salah satu tahapan penting dalam kegiatan penanaman. Dengan bibit yang sehat dan berkualitas, peluang pertumbuhan tanaman hingga menjadi pohon yang optimal akan semakin besar,” katanya.
Deden menegaskan, kesiapan bibit menjadi bagian penting dari strategi pengelolaan hutan berkelanjutan. Bibit yang dipersiapkan sejak awal diharapkan mampu mendukung keberhasilan penanaman sekaligus menjaga produktivitas dan kelestarian kawasan hutan.
Melalui kegiatan tersebut, Perhutani KPH Bandung Utara memastikan proses persemaian berjalan terukur sebagai bagian dari persiapan penanaman di wilayah kerja KPH Bandung Utara.













