Ragam

HJKS ke-156, Bupati Sukabumi Tegaskan Pembangunan Harus Berdampak ke Masyarakat

adminsigiku.com
×

HJKS ke-156, Bupati Sukabumi Tegaskan Pembangunan Harus Berdampak ke Masyarakat

Sebarkan artikel ini

Pewarta : Ayi Suherman

Kabupaten Sukabumi – Bupati Sukabumi, H. Asep Japar menegaskan pembangunan daerah harus diarahkan untuk menjawab kebutuhan dasar dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Hal itu disampaikannya dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Sukabumi dalam rangka Milangkala Kabupaten Sukabumi ke-156 di Gedung DPRD Kabupaten Sukabumi, Kamis (10/9/2026).

Asep mengatakan momentum hari jadi bukan sekadar perayaan seremonial, tetapi menjadi evaluasi sekaligus penguatan komitmen pemerintah dalam melanjutkan pembangunan.

“Memperingati hari jadi ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan momentum untuk mengukuhkan kembali tekad dan komitmen serta menguatkan sinergi dan kolaborasi membangun Kabupaten Sukabumi yang lebih maju dan sejahtera,” kata Asep.

Menurutnya, pembangunan saat ini difokuskan pada sejumlah sektor strategis, mulai dari infrastruktur, hunian dan kebutuhan dasar, pendidikan, hingga penguatan ekonomi masyarakat.

Di bidang infrastruktur, Pemkab Sukabumi menjalankan program TUMANINAH (Infrastruktur Mantap, Terintegrasi, dan Terarah) yang mencakup perbaikan jalan kabupaten serta pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi.

Pemerintah daerah juga menjalankan program Rumah Sakinah dan Rumah Layak Huni, termasuk perbaikan rumah tidak layak huni, penyediaan air bersih, serta pembangunan hunian bagi masyarakat terdampak bencana.

Sementara sektor sumber daya manusia diperkuat melalui program Generasi Mencerang, Pemuda Berkarya Sukabumi Berdaya, TRENDI (Pesantren Melek Digital), dan Beasiswa Bupati Sukabumi.

Untuk menggerakkan perekonomian, pemerintah mendorong penguatan pertanian, perikanan, UMKM-IKM, dan pariwisata agar potensi lokal memiliki nilai tambah dan mampu membuka lapangan ekonomi baru.

Arah tersebut sejalan dengan tema HJKS ke-156, yakni “Memacu Agroindustri, Memajukan Pariwisata.”

Asda Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat, Sumasna, mengapresiasi perkembangan pembangunan Kabupaten Sukabumi.

Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sukabumi pada 2025 mencapai 5,69 persen. Sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan menjadi salah satu kontributor utama.

Menurutnya, potensi agroindustri dan pariwisata perlu terus dikembangkan secara terintegrasi dengan penguatan infrastruktur, konektivitas wilayah, dan pelayanan kesehatan.

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali menambahkan, pembangunan daerah merupakan hasil kolaborasi pemerintah, DPRD, masyarakat, dunia usaha, dan pemangku kepentingan lainnya.

Sejumlah capaian juga menjadi catatan dalam momentum HJKS ke-156, antara lain penghargaan di sektor pariwisata dan UMKM, dukungan terhadap swasembada pangan, predikat Kabupaten Layak Anak, serta keberhasilan mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke-12 kalinya.