Pewarta : Red
Kabupaten Bogor – Fiki Mutakin (25), pemuda asal Jasinga, Kabupaten Bogor, yang berhasil dibebaskan dari penyanderaan perompak Somalia di perairan internasional, mengalami luka tembak pada kaki kanannya. Untuk memastikan pemulihan korban, Polres Bogor memberikan bantuan alat mobilitas dan memfasilitasi evakuasi medis ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta.
Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto mendatangi kediaman kerabat Fiki di Kampung Hajere, Desa Tapos, Kecamatan Tenjo, untuk melihat langsung kondisi korban sekaligus menyerahkan bantuan berupa kursi roda dan tongkat penyangga.
Luka tembak di bagian punggung kaki kanan membuat Fiki kesulitan berjalan dan membutuhkan bantuan untuk beraktivitas selama masa pemulihan.
“Bantuan ini bukan sekadar alat bantu medis, melainkan wujud kepedulian keluarga besar Polres Bogor terhadap Fiki, yang telah melewati masa – masa sulit di lautan,” ujar Wikha.
Ia menegaskan, kepolisian akan mendukung proses pemulihan korban agar dapat kembali beraktivitas setelah menjalani perawatan.
Sebelum penyerahan bantuan, tim Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polres Bogor telah melakukan pemeriksaan terhadap kondisi Fiki. Hasil pemeriksaan menunjukkan kesadaran korban stabil, dengan tekanan darah tercatat 100/70 mmHg.
Tim medis juga memberikan obat – obatan berupa antibiotik dan pereda nyeri untuk menangani luka yang dialaminya.
Dievakuasi ke RS Polri
Untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut, Polres Bogor kemudian memfasilitasi evakuasi Fiki menggunakan ambulans Dokkes menuju RS Polri Kramat Jati, Jakarta.
Korban diberangkatkan pada malam hari untuk menjalani observasi medis dan penanganan lanjutan sesuai kondisi kesehatannya.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan Fiki memperoleh perawatan yang diperlukan setelah mengalami luka tembak dalam insiden perompakan di perairan internasional.
Polres Bogor menyatakan akan terus memberikan pendampingan selama proses pemulihan korban.













