Ragam

Rakernas AKSI Jadi Tiang Martabat Kepala Sekolah, Dudung Ajak Perkuat Persatuan Profesi

adminsigiku.com
×

Rakernas AKSI Jadi Tiang Martabat Kepala Sekolah, Dudung Ajak Perkuat Persatuan Profesi

Sebarkan artikel ini

Pewarta : Fadhel

Kota Sukabumi – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Kepala Sekolah Indonesia (AKSI) dinilai menjadi momentum strategis untuk memperkuat martabat, solidaritas, dan eksistensi profesi kepala sekolah di Indonesia.

Ketua Umum DPP AKSI, Dr. Dudung Nurullah Koswara, menegaskan bahwa Rakernas bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan wadah konsolidasi untuk memperkuat posisi kepala sekolah dalam menghadapi berbagai tantangan dunia pendidikan.

“Rakernas AKSI adalah tiang martabat kepala sekolah,” ujar Dudung dalam wawancara dengan Sigiku.Com.

Menurutnya, penguatan organisasi profesi menjadi kebutuhan penting di tengah kompleksitas persoalan yang dihadapi kepala sekolah dalam menjalankan tugasnya. Berbagai tantangan, hambatan, tekanan, hingga potensi intimidasi dan politisasi di sejumlah daerah menjadi persoalan yang perlu disikapi melalui solidaritas dan gerakan bersama.

Dudung menilai, kepala sekolah membutuhkan wadah organisasi yang mampu menyatukan aspirasi, memperjuangkan martabat profesi, sekaligus mendorong peningkatan kualitas kepemimpinan pendidikan.

AKSI hadir sebagai organisasi yang menghimpun kepala sekolah dari berbagai jenjang dan lingkungan pendidikan di seluruh Indonesia, meliputi sekolah negeri dan swasta, sekolah Indonesia di luar negeri, serta satuan pendidikan di lingkungan Kementerian Agama. Cakupannya dimulai dari jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD) hingga pendidikan menengah.

Melalui konsolidasi nasional, AKSI berupaya membangun persatuan dan memperkuat gerakan kolektif kepala sekolah. Dengan demikian, organisasi tidak hanya menjadi tempat berhimpun, tetapi juga ruang untuk memperjuangkan kepentingan profesi dan berkontribusi terhadap pencapaian tujuan pendidikan nasional.

Dudung menyerukan agar seluruh kepala sekolah di Indonesia memiliki semangat kebersamaan dalam memperjuangkan kepentingan pendidikan.

“Semua kepala sekolah di Indonesia harus satu tubuh, satu suara, satu tujuan, dan satu martabat,” tegasnya.

Ia berpandangan, semangat tersebut perlu dibangun melalui komunikasi, silaturahmi, serta koordinasi yang berkelanjutan. Dalam konteks itu, Rakernas menjadi ruang strategis untuk menyatukan visi, menyelaraskan langkah, dan memperkuat komitmen kepala sekolah terhadap kemajuan pendidikan Indonesia.

Rakernas dan Workshop STEM Digelar November 2026

Sebagai bagian dari upaya penguatan organisasi dan peningkatan kompetensi, AKSI akan menggelar Rakernas yang dirangkaikan dengan Workshop Implementasi Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) pada 12–14 November 2026 di Yogyakarta.

Kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang pertemuan bagi para kepala sekolah untuk memperkuat jejaring profesional, bertukar gagasan, serta memperluas wawasan mengenai penerapan pembelajaran STEM dalam lingkungan pendidikan.

Dudung mengajak kepala sekolah yang memiliki kepedulian terhadap martabat profesi, aktif berorganisasi, kritis terhadap persoalan pendidikan, dan berkomitmen mewujudkan tujuan pendidikan nasional untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Menurutnya, keterlibatan kepala sekolah potensial sangat diperlukan agar gerakan organisasi semakin kuat dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan.

Rakernas AKSI, lanjutnya, harus menjadi momentum untuk membangun kekuatan kolektif kepala sekolah sekaligus meneguhkan kembali peran strategis mereka sebagai pemimpin satuan pendidikan.

Dengan persatuan yang kuat, AKSI diharapkan mampu mendorong lahirnya kepemimpinan sekolah yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan nasional.