Pewarta: Dwi Arifin S.Pd
Koran SINAR PAGI (Kota Bandung)-, Duta Perpustakaan Dispusipda Provinsi Jawa Barat melaksanakan program kunjungan kerja ke Bank Indonesia perwakilan Jawa Barat, Jl Braga No. 108. Pada selasa 9 april 2019 acara kunjungan yang berlangsung dari pukul 09-12:00 WIB diisi oleh interaktif antara anggota duta perpustakaan 2017-2019 dengan pihak Bank Indonesia membahas tema memajukan literasi di Jawa Barat.
Dalam sambutannya Humas Menejer Komunikasi Ambar Kusumo menyampaikan “selamat datang duta perpustakaan. Selamat berkunjung di perpustaakaan Bank Indonesia, semoga dengan pertemuan ini menjadi awal saling mengenal, hingga terbangunnya kerjasama untuk memajukan literasi di Jawa Barat. Karena banyak program dari Bank Indonesia untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui literasi dan program pendidikan” ungkapnya kepada para duta perpustakaan
Dalam paparannya Ambar Kusumo menjelaskan Bank Indonesia ini memiliki kewenangan untuk kebijakan moneter. Meliputi menstabilkan nilai rupiah, mencetak, memperbaharui tampilan, mengedarkan, menarik, dan mengamankan cadangan uang.
Disisi lain, Ambar juga memaparkan program Bank Indonesia untuk generasi bangsa kedepannya. Diantarnya program beasiswa S1-S2 dengan kerjasama perguruan tinggi UNPAD, ITB, IKOPIN dan lainnya. Ada 2 jenis beasiswa, yaitu beasiswa unggulan dengan bantuan biaya pendidikan kepada mahasiswa Rp.1.500.000 setiap bulannya dan beasiswa regular Rp.1.000.000 setiap bulannya. Dengan berbagai syarat harus dipenuhi diantaranya IPK tinggi dan keaktifan untuk mengabdi kepada masyarakat.
Bank Indonesia juga menghadirkan program yang langsung menyentuh kepada masyarakat melalui BI Corner yang disebar ke beberapa kampus swasta. Selain itu Bank Indonesia mendorong pertumbuhan ekonomi dengan program ‘Wirausaha Bank Indonesia’.

Selanjutnya pada ahir perbincangan dengan duta perpustakaan, Ambar mengharapkan kepada semua pihak yang ingin kerjasama dengan kami, harus menempuh prosedur. Misalnya lembangnya harus berbadan hukum. Kalau yang belum berbadan hukum, maka kerjasamalah dengan difasilitasi pihak lain. Contohnya pegiat literasi atau forum belum berbadan hukum mintalah dukungan dari Dispusipda Jabar. Nanti Dispusipda yang mengajukan dan terlampir didalamnya pegiat atau forum literasinya.













