Pewarta : Amsar Marbun
Koran SINAR PAGI, Sidikalang,- Tim terpadu Pengawasan Dana Desa Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatra Utara turun langsung memonitoring di Desa Belang Malem. Tim terpadu itu terdiri dari Camat Kacamtan Sidikalang Agel Siregar, Kapolsek Sidikalang Kota AKP J. Malau dan Ramil Sidikalang Kota Kapten Inf T.Aritonang, Pendamping Dana Desa, Hendra A. Nababan dan TPK Chrisena Malau, Selasa (30/07).
Kepala Desa Belang Malum Sehat H Hutauruk dan seluruh perangkat Desa mendampingi tim monitoring dan pengecekan langsung Pembangunan Fisik dengan mengunakan Dana Desa untuk Tahap I di 4 (empat titik pembangunan yakni di Dusun I dan II Desa Belang Malum, Kec.Sidikalang Kab.Dairi
Dana Desa yang digunakan untuk membangun, Rabat Beton di Dsn I 28,5 x 1M Plat beton 1 unit dengan biaya Rp.10.892.850- (selesai), Pembangunan Rabat Beton di Dusun I 64 M + Plat beton 1 Unit dengan biaya Rp.36.652.250.- (selesai)
Pembangunan Rabat Beton Dsn 2 sepanjang 48,5x 3 M dengan biaya sebesar Rp 30.912.400.-(selesai), Pemb Parit Semen (drainase) Dusun I sepanjang 77 M + Plat Beton 18,3 M dengan biaya sebesar Rp.60.446.200.- (Pembamgunan sedang berlangsung).
Sesuai dengan hasil pengecekan langsung pembangunan Fisik yang telah dilaksanakan sudah sesuai dengan ukuran dan draf anggaran yang ada dan pelaksanaan pembangunan fisik tersebut telah sesuai dengan hasil Musrenbang Desa yang telah disetujui pada Tahun 2018.
Pembangunan atau Paret Semen (drainase) sedang tahap pengerjaan. Masukan-masukan dari team monitoring untuk lebih baiknya bangunan akan ditindak lanjuti atau di Perbaiki sebelum tim dari Inspektorat dari Kabupaten turun.
Hasil tim dari Monitoring ini akan dituangkan ke Berita Acara Pemeriksaan sebagai wujud pengawasan penggunaan Dana Desa.
Kepala Belang Malum Sehat H Hutauruk kepada Wartawan mengatakan, sangat senang dan mengucapkan terima kasih atas kedatangan Tim Terpadu Monitoring penggunaan Dana Desa.
Ini sebagai wujud pengawasan kinerja Kepala Desa dengan melibatkan TNI-Polri dan Pemerintahan Kecamatan, sehingga penggunaan Dana Desa tersebut tepat sasaran dengan skala prioritas sehingga dapat dirasakan oleh warga masyarakat, ujar Sehat Hutauruk.













