Pewarta : Jeky
Koran SINAR PAGI, Sumedang,– Pelatihan keterampilan Las, khususya las listrik kini sedang berlangsung di Desa Serang Kecamatan Cimalaka Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
Pelatihan yang diadakan kerjasama antara Desa Serang dan Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Kab. Sumedang itu berlangsung selama 20 hari.
“Pelatihan (ini) dimulai sejak tanggal 6 Nopember 2019 ini dan akan berlangsung hingga 29 Nopember, selama 20 hari”, ujar Oom Komarudin, instruktur pelatihan Las listrik dari BLK Kab. Sumedang di Gedung Serba Guna, Desa Serang saat melatih, Senin, (18/11/19).
Sebenarnya pelatihan ini bukan hanya ada di Desa Serang saja, ucap Oom, tapi ada beberapa tempat lagi, diantaranya di daerah Burujul Kelurahan Kota Kulon Sumedang Selatan.
Kejelasan pelatihan ini juga disampaikan oleh Kepala Desa Serang, Welly Sanjaya, yang disampaikan Sekretaris Desa nya, Ade Sutendar,
“Benar memang pelatihan ini berlangsung selama 20 hari, dan diikuti oleh 16 orang khusus warga Desa Serang”, ujar Ade di ruang kerja nya.
Adapun tujuan dari kegiatan ini, ucap dia, agar para warga desa nya mendapat keahlian dan keterampilan.
“Mudah – mudahan mereka dapat menciptakan lapangan kerja dengan berpraktek usaha dibidang las, hingga bisa mengurangi angka pengangguran. Selain itu setelah dilatih mereka juga mendapat sertifikat dari BLK yang bisa dipakai untuk melamar pekerjaan”, ujar Ade.
Ditambahkan Ade, ini merupakan program berkelanjutan dari BLK karena sebelumnya desanya mendapat pelatihan service HP (Hand Phone – red) dari BLK juga yang diikuti 16 orang warga nya.
“Berikutnya juga akan diadakan pelatihan menjahit bagi ibu – ibu juga para pria yang minat dari BLK juga “, pungkas nya.
Terkait pelatihan, Kepala BLK Sumedang Irma Dewi Agustin, S.IP, M.Si menjelaskan, kegiatan ini ada yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dan juga Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kab Sumedang, seperti Handycraft, Batik, Barista.
“Kalau pelatihan yang di Desa Serang itu dari APBN, awal nya warga yang mengajukan proposal ke Diskopindag ( Dinas Koperasi Perindustrian Perdagangan Sumedang – red ), dan Indag yang memberikan peralatannya sementara BLK pelatihan skill nya”, jelas Irma di ruang kerjanya, Senin, (18/11/19).













