Pewarta : Agus Lukman
Koran SINAR PAGI, Kab.Garut,- Ihah, warga Kampung Cisanca, Desa Cintarakyat, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut yang tinggal di saung kecil satu atap dengan kandang domba, membuat banyak orang prihatin.
Sebagaimana diketahui, Ihah selama ini menumpang rumah di saudara kandungnya, Rosidin dan Imas. Ihah selama ini ditumpangi di bagian dapur (belakang) rumah kakaknya itu, namun beberapa waktu lalu, bagian dapur rumah Imas dan Rosidin ambruk.
Beruntung, RT setempat yang kebetulan tetangganya berbaik hati menumpangi tanah dan membantu membuatkan saung kecil. Saung dengan ukuran kurang lebih 2 x 3 meter itu satu atap dengan kandang domba. Di sebelahnya ada domba yang masih dipelihara.
Pemerhati orang miskin, Bunda Ice Momon, Kamis (19/03/2020) berkunjung ke rumah Ihah. Bunda Ice merasa sangat prihatin dengan musibah yang dialami oleh Ihah.
Melihat kondisi tersebut, Bunda Ice Momon yang juga dosen di Sekolah Tinggi Hukum (STH) Garut itu merasa sedih. Bunda Ice Momon kemudian mendata apa saja kebutuhan yang diperlukan Ihah. “Saya merasa prihatin,” kata Bunda Ice Momon.
Sementara Imas (38) kakak dari Ihah juga berharap ada bantuan terhadap rumahnya yang ambruk itu. Dia memperkirakan tak lama lagi rumahnya juga ambruk. Sebab bagian tengah dan depan rumahnya juga dibangun bersamaan dengan bagian dapur.
Imas juga mengucapkan terima kasih kepada RT setempat yang telah berbaik hati memberi tumpangan tanah bagi adiknya itu.













