Pewarta : Iwan Brata
Koran SINAR PAGI, Kab.Muara Enim,- Berkaitan dengan “Program Muara Enim Cerdas” dengan cara perekrutan guru pengabdi secara nasional, dalam rangka memenuhi kebutuhan tenaga pengajar, terutama di daerah 3 T (Terluar, Tertinggal, Terpencil).
Plt Bupati Muara Enim, H Juarsah, mengatakan, “Alhamdulillah sekali kita punya rekan-rekan guru pengabdi ini karena di Kabupaten Muara Enim saat ini kekurangan tenaga pengajar atau guru, karena banyak yang memasuki masa pensiun, hal ini tentu saja sangat berpengaruh pada mutu pendidikan, terutama sekali di Desa atau Daerah terluar yang jauh dari pusat Kabupaten,” katanya.
Dia berharap agar para guru pengabdi dapat selalu berkoordinasi dan menjalin komunikasi yang baik dengan kepala desa dan kepala sekolah setempat, termasuk dengan Pemerintah Kabupaten Muara Enim, dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, agar dapat terjalin sinergisitas yang solid tentunya dengan kemudahan-kemudahan akses terutama di bidang pendidikan.
“Tetaplah berjuang dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Muara Enim sesuai dengan visi misi Merakyat Muara Enim untuk rakyat.” ujar Plt Bupati.
Juarsah mengharapkan dimasa Pendemi Covid-19 ini agar rekan guru pengabdi dapat proaktif dalam mencegah penyebaran wabah Covid-19 melalui kegiatan sosialisasi terkait protokol kesehatan ataupun anjuran-anjuran pemerintah lainnya baik dengan siswa atau warga setempat.
Untuk diketahui, Guru Pengabdi, Program Muara Enim Cerdas generasi ke-3 ini terdiri dari 14 orang yang tersebar di Kecamatan-kecamatan yakni SDL, Benakat, Gunung Megang, Rambang, Rambang Dangku, Lubai, Lubai Ulu, Sungai Rotan, Muara Belida dan telah berlangsung sekitar 6 bulan dalam masa bhakti 1 tahun.













