Pewarta: Dwi Arifin
Koran SINAR PAGI (Kota Bandung)-, Kehadiran organisasi kepala sekolah swasta di Jawa Barat membuka kesinergisan dalam pembangunan pendidikan. Hal ini terbukti dari eksistensi hingga kontribusi yang masuk dalam kebijakan pemerintah. Koransinarpagijuara.com menyempatkan interaktif secara khusus dengan Ketua Forum Kepala SMA Swasta Jawa Barat untuk menelusuri pergerakan dan hasil dari adanya organisasi ini.
Ade D. Hendriana S.H, Ketua Forum Kepala SMA Swasta Jawa Barat menjelaskan tujuan utama dibentuknya ialah untuk mempersatukan sekolah swasta yang ada di Jawa Barat, diawali dari Kota Bandung. Semua Kepala Sekolah SMA Jabar dapat bersatu selama ini, tentunya ada kepentingan-kepentingan yang berbeda karena ada cara pandang yang dibatasi antara sekolah negeri dengan swasta. Maka kita dibentuk namanya FKSS Jawa Barat
“Secara legal sudah dibuatkan badan hukumnya. Kehadirannya sudah lama bersentuhan langsung dengan kepala dinas ataupun Legislatif dan akademisi kampus. Dalam rangka memperjuangkan sesuatu yang sifatnya memajukan sekolah swasta”
Program FKSS yang terus akan berlangsung diperjuangkan ialah kesejahteraan para pendidik, keadilan pembangunan antara sekolah negeri dan swasta. Memberikan advokasi kepada para kepala sekolah, membangun kesinergisan dengan lembaga pendidikan, legislatif dan eksekutif dan lainnya.
Kebersamaan yang menjadi dasar menguatkan kita tentunya adalah kita memiliki cita-cita yang sama. Sehingga latar belakang tersebut menguatkan kita untuk bersatu untuk memperjuangkan hak-hak daripada kepala sekolah. Dari sana kita ada pergerakan yang konsinten dan pemerintah provinsi mengakui keberadaan kita.
Menurut Ade, hasilnya apa yang kita saran-sarankan apa yang kita ajukan tidak dipandang sebelah mata lagi. Mereka itu sudah mulai mendengar apa yang kita sarankan / kita aspirasikan. Karena pada dasarnya dinas pendidikan butuh aspirasi untuk kemajuan pendidikan di provinsi Jawa Barat.
Ade D. Hendriana S.H menyampaikan setelah apa yang menjadi tujuan semuanya perlahan-lahan terwujud. Kedepannya saya berharap ada generasi penerus yang menggantikan saya pada tahun 2022. Hal ini penting sebagai wujud berlajannya kaderisasi. Tapi kalau pengurus hingga anggota FKSS tidak siap, otomatis saya harus terus melanjutkan kepemimpinan ini.
Kalau saya rasa cukup sudahlah di sini perjuangan untuk pembangunan pendidikan daerah Jawa Barat. Biar nanti generasi-generasi yang lainnya yang akan melanjutkannya. Tatanannya sudah dibuatkan sudah ada pijakan, sudah ada tinggal generasi generasi berikutnya akan melanjutkan perjuangan-perjuangan yang diharapkan. Karena kekompakan selama ini semuanya berlangsung lancar, ucapnya
Informasi yang dihimpun koransinarpagijuara.com, Ade D. Hendriana S.H merupakan kepala SMA Guna Dharma Kota Bandung. Kepala sekolah yang memiliki komitmen keterbukaan informasi publik, rajin ngantor memantau sekolah yang dipimpinya, walaupun masa pandemi. Selalu mengikuti perkembangan kebijakan dan bersikap kritis ketika ada yang dinilai janggal/tidak tepat. Dan berupaya dekat dengan insan jurnalistik melalui diskusi. Ade juga merupakan aktivis organisasi, kepala sekolah yang paham birokasi dan pandai berdiplomasi sehingga mudah untuk membangun kerjasama dengan semua pihak.













