Peristiwa

Karang Taruna se Kecamatan Pelabuhan Ratu Siap Kawal Pilkada Sukabumi

adminsigiku.com
×

Karang Taruna se Kecamatan Pelabuhan Ratu Siap Kawal Pilkada Sukabumi

Sebarkan artikel ini

Pewarta : Romli/Ajid

Koran SINAR PAGI, Kab.Sukabumi – Pesta demokrasi Pilkada Kab.Sukabumi yang akan diselenggarakan pada tanggal 09 Desember 2020 bulan depan sudah semakin dekat, organisasi kepemudaan Karang Taruna se Kecamatan Pelabuhan Ratu, menyatakan siap mengamankan jalannya Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi tersebut.

Dari pantauan koransinarpagijuara.com dilapangan, Forum Komunikasi Karang Taruna Bersatu yang terdiri dari beberapa perwakilan karang taruna se Kecamatan Palabuhanratu sudah menunjukkan arah dukungan ke salah satu pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati, ini terbukti ketika pertemuan forum karang taruna bersatu dengan salah satu tim pemenangan yang dilakukan pada tanggal 17 Oktober 2020 di aula PLTU Desa Jayanti, Pelabuhan Ratu.

“Tapi tidak menutup kemungkinan masih ada segelintir orang dari salah satu organisasi perwakilan karang taruna yang berbeda pilihan politik dan itu wajar, biasanya itu terjadi karena adanya perpecahan diinternal kepengurusanya,” kata salah satu perwakilan sekaligus Ketua Karang Taruna Desa Tonjong, Agus Hermawan yang akrab disapa Uuh.

Namun demikian, pada dasarnya kita semua siap untuk mengamankan jalannya pesta demokrasi di Kabupaten Sukabumi bulan depan, imbuhnya.

Sambil mengacungkan satu telunjuk saat makan lesehan bersama beralaskan daun pisang dengan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Sukabumi, sekaligus Ketua Fraksi Gerindra, Drs.H.Usep Wawan,MM.

Usai acara makan bersama dengan Pengurus Karang Taruna Karya Tunas Muda, Desa Tonjong, Kang Usep sapaan akrab teman-teman media ini menyampaikan sedikit pesan sekaligus masukan kepada pengurus dan anggota karang taruna, bahwa karang taruna sebagai organisasi kepemudaan harus benar-benar bisa berinovasi, jangan terjebak kepada kebiasaan karang taruna yang identik dengan acara-acara seremonial seperti 17 Agustusan saja, tapi harus lebih daripada itu, ucapnya.

Ditegaskan oleh Politisi Gerindra ini, banyak program pemerintah yang bisa disinergiskan dengan organisasi kepemudaan tergantung letak geografis dari masing-masing kebutuhan daerah.

“Pengadaan Bank Sampah yang mempunyai nilai ekonomis salah satunya. Hanya tinggal bagaimana karang taruna mengolah konsepnya saja, semisal pembuangan sampah sembarangan oleh masyarakat Desa Tonjong ke sungai akan berdampak apa saja ?, lalu bagaimana cara pencegahannya ?,” tutur Usep.

Dikatakan lebih lanjut, untuk mengangkat kesadaran masyarakat akan hal ini apakah diperlukan tindakan tegas berupa sanksi-sanksi jika masih melakukan Penyimpangan, tentunya berupa sanksi sosial atau teguran lewat media sosial contohnya, atau dengan cara lainnya, tandasnya.