Peristiwa

Warga Sagara Keluhkan Kondisi Jalan Yang Hanya Berlintas Batu dan Tanah Merah

adminsigiku.com
×

Warga Sagara Keluhkan Kondisi Jalan Yang Hanya Berlintas Batu dan Tanah Merah

Sebarkan artikel ini

Pewarta : Fitri

Koran SINAR PAGI, Kab.Garut – Kondisi jalan kabupaten yang melintasi Maroko dan Sagara Kecamatan Cibalong Kabupaten Garut semakin memprihatinkan. Pasalnya sudah 4 tahun lebih kondisi jalan rusak parah sehingga banyak masyarakat yang mengeluh karena kondisi ini mengakibatkan terhambatnya berbagai aktivitas masyarakat diantaranya transportasi umum tidak bisa melewati, hasil alam baik perkebunan, pertanian maupun aktivitas ekonomi masyarakat lainnya terganggu serta rentan terjadinya kecelakanaan akibat jalan yang hanya berlintas batu dan tanah merah yang licin.

Beberapa warga masyarakat mengatakan beberapa kali pimpinan daerah baik bupati maupun anggota DPRD Kabupaten Garut sempat menjanjikan untuk membangun dan memperbaiki jalan yang termasuk jalan kabupaten ini.

Menurut keterangan tokoh masyarakat sekaligus mantan kepala desa Sagara Kecamatan Cibalong Bapak Opid Ropidin Mengatakan Sudah lebih dari 4 tahun jalan disini (jalan Kabupaten) kondisinya rusak parah mulai dari desa Maroko dan Sagara, hal ini berakibat tidak ada transportasi umum yang mau melewati jalur ini, begitupun aktivitas eknomi masyarakat sangat terganggu karena hasil kekayaan alam baik pertanian maupun perkebunan hampir tidak dapat di distribusikan ke pasar.

Jalan yang termasuk dalam tanggung jawab kabupaten menjadi hambatan pemerintah desa setempat karena jelas tidak bisa dibangun oleh dana Desa.

Lebih lanjut menurut keterangan mantan Kades Sagara “andaikan bisa di bangun oleh dana desa maka hal ini akan di lakukan karena melihat kepentingan yang begitu mendesak terangnya, pada saat menjabat menjadi kepala desa beliau sering mengajukan kepada stake holder baik kecamatan maupun kabupaten namun belum ada realisasi, sempat pada tahun 2016 ada beko (escavator) melakukan pelebaran jalan namun tidak tahu alasannya pekerjaan tidak dilanjutkan” ucapnya.

Selain keterangan mantan kepala desa Sagara, beberapa masyarakat pun mengeluh apalagi di musim hujan yang mana kondisi jalan semakin sulit di akses dikarenakan sering terjadi longsor dan tanah licin yang menutupi jalan beralaskan bebatuan, masyarakat berharap pemerintah segera melakukan langkah untuk membangun dan memperbaiki jalan ini supaya segala aktivitas transportasi umum maupun ekonomi masyarakar berjalan lancar.