Pewarta : Dwi / Deviant
Koran SINAR PAGI,Bandung,- Anggota komisi V DPRD Jabar,Siti Muntamah mengusulkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat membangun rumah sakit darurat penanganan Covid-19
Hal ini mengingat penambahan angka positif di Jawa Barat yang masih terus tinggi dan ketersediaan tempat tidur pasien yang semakin penuh.
“Kepada Dinas Kesehatan Jawa Barat saya usulkan, segera secepatnya untuk membuat rumah sakit darurat, saat ini sedang digodok dan saya minta jangan lama-lama karena peningkatannya siginifikan,”
Ia mencontohkan Kota Bandung saja yang penduduknya kurang lebih 2,4 juta ini sewaktu-waktu bisa terjadi ‘ledakan’ kasus jika penanganannya lambat.
“Akan membahayakan suatu hari kalau sudah sangat penuh dan Kota Bandung ini yang sempit dengan 2,4 juta penduduknya akan bisa menjadi ledakan,” katanya.
Berdasarkan keterangan dari Kadinkes Jabar, Ummi mengungkapkan pasien Covid -19 yang dirawat di rumah sakit di Kota Bandung, sebanyak 40 persennya bukan warga Kota Bandung.
Dinas Kesehatan Kota Bandung bersama sejumlah rumah sakit pun sedang menyiapkan tambahan tempat tidur pasien hingga 300 bed, dengan konsekuensi mengurani pelayanan di beberapa jenis layanan kesehatan non-Covid.
“Karena Kota Bandung juga untuk memenuhi kebutuhan warganya saja masih perlu bantuan,” pungkasnya.
Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebut kapasitas ruang isolasi bagi pasien Covid-19 semakin berkurang.
Menurutnya, semakin berkurangnya kapasitas ruang isolasi dikarenakan masih tingginya jumlah penambahan kasus penularan di wilayah Jabar.













