Politik & Pemerintahan

Camat Lubai, Edi Suprianto Mutasi Jadi Camat Semende Darat Laut

adminsigiku.com
×

Camat Lubai, Edi Suprianto Mutasi Jadi Camat Semende Darat Laut

Sebarkan artikel ini

Pewarta : Iwan Brata

Koran SINAR PAGI, Kab.Muara Enim – Camat Lubai, Edi Suprianto,SP.M.,M.Si mutasi menjadi Camat Semende Darat Laut yang pelantikannya dilaksanakan pada Kamis (28/1/2021) oleh Bupati Muara Enim, H.Juarsah, SH di Balai Kesenian Kabupaten Muara Enim.

Menurut mantan Camat Lubai ini, dirinya siap bertugas dimanapun, mutasi itu hal yang biasa dalam penyegaran kepegawaian, dia mengaku sangat bersyukur apalagi di Semende Raya bersiap menjadi tuan rumah Pekan Daerah Kontak Tani Nelayan Andalan (PEDA KTNA) ke-XIV, 26-30 Juli 2021 mendatang.

Ajang tersebut dipusatkan di Semendo Raya yakni Kecamatan Semendo Darat Laut (SDL), Kecamatan Semendo Darat Tengah (SDT) dan Kecamatan Semendo Darat Ulu (SDU).

Ditunjuknya Bumi Serasan Sekundang sebagai tuan rumah Peda KTNA ke-XIV melalui keputusan Gubernur Sumsel H Herman Deru melalui surat Nomor: 510.12/2887/DKPP/2020 tanggal 9 November 2020. Suatu kepercayaan yang besar di berikan kepada saya, ungkapnya.

Bupati Muara Enim, H.Juarsah mengatakan, pihaknya siap memanfaatkan ajang Peda KTNA di Muara Enim sebagai sarana konsolidasi organisasi KTNA di tingkat provinsi serta sebagai sarana membangun komunikasi organisasi KTNA dengan seluruh stakeholder.

“Untuk itu semua Dinas-Dinas terkait harus bisa mempersiapkan dengan matang guna mensukseskan gelaran KTNA yang melibatkan tamu-tamu tingkat Sumsel yakni 17 Kabupaten/Kota,” kata Juarsah.

H.Juarsah menuturkan, kegiatan PEDA KTNA di Muara Enim dipusatkan di kawasan Semendo Raya. Melihat kondisi di 3 Kecamatan Semendo Semendo Darat Laut (SDL), Kecamatan Semendo Darat Tengah (SDT) dan Kecamatan Semendo Darat Ulu (SDU).

Bupati mengatakan dibawah bulan Mei dan Juni mulai dari infrastruktur jalan yang menjadi tanggung jawab Kabupaten harus diselesaikan. “Bila ada yang harus diselesaikan dengan dengan Provinsi Sumsel cepat berkoordinasi serta izin ke Pemerintah Pusat harus diclearkan,” tegas Juarsah.

Disampaikan juga bahwa untuk pembukaan dan penutupan KTNA dilaksanakan di Balai Benih Aur Duri Desa Tenam Bungku, Kecamatan Semendo Darat Tengah (SDT).

“Adapun tema yang diangkat adalah “Kesejahteraan Petani dan Nelayan Melalui Peningkatan Kuantitas Dan Kualitas Produk Pangan Lokal Menuju Lumbung Pangan Dunia Tahun 2045,” ungkapnya.

Lanjutnya, kegiatan Peda KTNA juga digelar berbagai jenis kegiatan yang diadakan seperti gelar teknologi, expo, pentas seni, lomba keakraban, lomba olahan ikan, lomba pangan olahan, dan sebagainya.