OPINI/Artikel

SMA Negeri Paling Borju di Jabar

adminsigiku.com
×

SMA Negeri Paling Borju di Jabar

Sebarkan artikel ini

Oleh : Dudung Nurullah Koswara
(Kepala SMAN 1 Parungpanjang)

Ada satu sekolah di Jawa Barat yang paling “Borju”. Masyarakat sekitar sekolah menyebutnya sekolah Borju. Bahkan dari daerah luar pun ada yang mengenalnya sebagai sekolah Borju. Wow, bila orang asing mendengar ada sekolah borju tentu bisa membuat penasaran.

Di sekolah ini lah konon dahoeloe ada guru yang gajinya melebihi gaji seorang presiden. Wow ! Konon katanya di sekolah ini pula dahoeloe para guru PNSnya “gak kuat” menyesuaikan diri dengan keborjuaannya. Mereka mayoritas mutasi dan pindah ke sekolah lain. Hanya beberapa guru yang tahan atas situasi keborjuannya.

Sekolah ini dahoeloe terkenal dengan sekolah “CPNS Sementara”, mayoritas CPNS gak nahan keborjuannya. Tak lama pasti mutasi ke sekolah lain yang tidak borju. Apalagi di jaman dahoeloe dimana jaman serba susah. Bekerja di sekolah borju tentu butuh mentalitas yang wow.

Sekolah Brju ternyata sebutan dahoeloe untuk SMAN 1 Parungpanjang. Dahoeloe menjadi CPNS/PNS di SMAN1 Parungpanjang butuh mentalitas borju. Bila mental kita tidak borju maka dipastikan tak betah dan minta pindah. Inilah mungkin diantara fakta kepindahan para guru CPNS atau PNS dalam versi Kemdikbud yang pernah disoal akhir-akhir ini.

Para guru PNS punya kecenderungan ingin pindah dari tempat kerja asal pengangkatan. Manjanya para guru CPNS/PNS ini sudah ada dalam catatan kementerian pendidikan dari jaman ke jaman. Termasuk di SMAN 1 Parungpanjang dahoeloe tercatat lebih dari 20 guru CPNS/PNS manja gak nahan ingin pindah.

Konsep PPPK saat ini lebih menekankan pada penempatan di asal mengajar atau pilihan asal dan tidak mudah pindah. Mutasi atau kepindahan sebelum melintasi masa pengabdian yang wajar tidak boleh. PPPK tidak mempermudah kepindahan. Dahoeloe pindah itu mudah, apalagi bila KKN.

Faktanya negara di rugikan oleh CPNS/PNS guru yang manja ingin pindah pilih-pilih sekolah. Mayoritas ingin di sekolah favorit dekat rumah dan segala cara ditempuh. Termasuk di SMAN1 Parungpanjang dahoeloe para CPNS/PNS “manja” tak tahan di sekolah borju. Abdi negara yang “cengeng” memang memilih-milih tempat kerja. Apa pun dilobi dan diikhtiari.

Benarkah SMAN 1 Parungpanjang sekolah paling borju di Jawa Barat ? Faktanya benar sekali secara nama. Nama sekolah SMAN 1 Parungpanjang diberi label BORJUONE. Saat Saya pertama ditempatkan di sekolah ini tertulis ada nama Borjuone. Wow sekolah borju.

Ternyata Borjuone itu artinya adalah Bogor Ujung SMAN 1 Parungpanjang. Borjuone artinya adalah sekolah SMAN yang paling ujung di Kabupaten Bogor. Sekolah perbatasan antara Provinsi Banten dengan Provinsi Jawa Barat. SMAN 1 Parungpanjang adalah sekolah terluar, terjauh di Kabupaten Bogor.

Borju ternyata artinya bukan sekolah kaya raya dan bangsawan. Ternyata faktanya adalah sekolah pedesaan, sekolah pinggiran yang bahkan lokasinya di Kecamatan Parungpanjang sendiri jauh dari Kota Kecamatan. Mengapa jauh dari kota kecamatan ? Konon katanya dahoeloe banyak tokoh di Kecamatan Parungpanjang yang punya Yayasan atau sekolah swasta.

Karena sekolah sawasta milik para penggeden di Kecamatan Parungpanjang takut tersaingi sekolah negeri maka terjadilah “konspirasi” agar sekolah SMAN 1 Parungpanjang dibangun di lokasi terjauh. Agar siswa di Kota Kecamatan Parungpanjang level pendidikan menengah tidak tersedot di SMAN 1 Parungpanjang.

Nah, mengapa di atas disebutkan para guru CPNS/PNS ada yang bergaji di atas seorang Presiden ? Konon katanya saat dahoeloe pertama sekolah ini berdiri ada guru yang hanya datang mengambil gaji saja. Sebulan sekali karena jauh dan sulit kendaraan. Jadi sehari, hanya sekali datang untuk mengambil gaji. Artinya datang sehari digaji satu bulan, Presiden saja kalah.

Banyak guru yang pindah karena gak nahan jauhnya dan terlalu ujung, Bogor ujung ! Para abdi negara yang cengeng ini adalah wajah buram para ASN di negeri kita. Semoga saat ini tidak ada lagi guru-guru cengeng yang mencari kerja di zona nyaman. Sebaiknya berakit-rakit ke hulu berenang ke tepian.

Kini SMAN 1 Parungpanjang malah ada guru PNS ingin pindah dari sekolah lain. Sejumlah sarjana pendidikan malah melamar ke SMAN 1 Parungpanjang. Dunia memang bulat dan putaran jaman akan terjadi. SMAN 1 Parungpajang tidak lama lagi akan terus berbenah dan menjadi sekolah pilihan. Insya Allah sekolah ini ke depan atau tahun depan sekolah ini akan “dihuni” lebih dari 1.300 siswa.

SMAN 1 Parungpanjang mayoritas gurunya muda ini adalah modal SDM yang cocok di era disrupsi. Plus sejumlah guru senior yang mampu menjadi mentor bagi guru guru muda. Semoga dari borju nama SMAN1 Bogor terujung menjadi borju, Bogor Juara ! Dunia bulat, sunatullah akan berputar !

Faktanya terdapat sejumlah guru juara dari sekolah ini. Adalah Dr.Bambang Supriyadi, Drs.Ero Ansori dan Drs.Windu Sarwono awalnya guru SMAN1 Parungpanjang dan kini menjadi kepala sekolah berprrestasi. Dari SMAN 1 Parungpanjang lahir para “Borju” guru dan siswa terbaik, Insya Allah.