Pewarta : Jeky
Koran SINAR PAGI, Sumedang – Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang bersama unsur TNI-Polri dan ormas melakukan gerakan penghijauan dengan menanam pohon bersama di Dusun Cikondang Desa Cihanjuang Kecamatan Cimanggung, Minggu (31/1/21).
Penanaman pohon dilaksanakan secara simbolis oleh Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir dan Wakil Bupati Sumedang Erwan Setiawan bersama unsur Forkopimda, Sekda, para Asisten dan para kepala SKPD.
Bupati Dony mengatakan, gerakan penghijauan ini adalah sebuah ikhtiar pelestarian alam. Dengan penanaman pohon ini, kata bupati, setelah besar nanti bisa menahan tanah sehingga tidak terjadi lagi bencana longsor di lokasi tersebut.
Dikatakannya, ada sekitar 8.000 bibit tanaman dari berbagai jenis pohon berbatang keras yang telah disediakan dan 2000 diantaranya akan ditanam di atas lahan seluas 2,5 hektar yang berada di zona merah tempat terjadinya bencana tanah longsor.
“Nanti dibangun penahan tanah, drainase, terasering, lereng diperbaiki dan ditanami pohon. Insya Allah tanaman keras akan mencegah banjir dan longsor, karena akar tanaman ini akan menyimpan air dan mengikat tanah,” ungkapnya.
Bupati mengharapkan, kegiatan tersebut tidak hanya sekedar formalitas atau mengugurkan kewajiban semata, tetapi dapat diikuti dengan sebaik-baiknya sehingga dapat memberikan manfaat untuk kelestarian lingkungan dan masyarakat sekitar.
“Apa yang kita tanam akan terus hidup dan bermanfaat, tentu pahalanya akan terus mengalir kepada yang menanamnya,” ujarnya.
Terakhir, ia pun meminta kepada para Camat, lurah dan Kepala desa, setelah pencanangan ini, penanaman pohon dapat dilaksanakan ditingkat Kecamatan hingga kelurahan dan desa dibantu unsur TNI-Polri. Selain itu, SKPD juga harus punya zona penghijauan binaannya masing-masing.
“Saya minta kecamatan dan desa melaksanakan penanaman dibantu TNI Polri. Kepada SKPD saya intruksikan punya zona binaan penghijauan masing-masing, tidak hanya menananam tapi juga merawatnya sampai tumbuh besar dan berkembang,” pungkasnya













