Pewarta : N Laela
Koran SINAR PAGI, Jakarta,- Kabar dari warga Indonesia di Abu Dhabi yang tidak mau ditulis identitasnya melalui elektronik, Senin (19/4/2021) meninggalnya Pegawai Migran Indonesia (PMI) di duga kuat ilegal warga Kampung Legokwaru, RT. 02 RW.01, Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta, Provinsi Jawa-Barat bertambah, bukti belum bisa teratasinya permasalahan ini sejak lama.
Kabar tersebut menurutnya, dugaan kuat para oknum yang proses tidak mau ramai, mereka akan berusaha membujuk keluarga korban agar mengizinkan Almarhumah di makamkan di Abu Dhabi guna mendapatkan asuransi cukup besar.
Pihaknya mengira, keluarga korban tidak paham hukum dan bisa jadi terbius yang disampaikan para oknum pelaku proses ilegal tersebut, terlepas karena uang besar atau bukan, yang pasti mengizinkan Almarhumah bekerja di luar negara selama kurang lebih lima tahun tanpa perlindungan jelas demi uang.
Bukti jika memiliki suami berarti suaminya tidak mampu dari segi ekonomi atau alasan lain, tidak heran tapi ironi menimpa warga dari negara yang merdeka dengan kekayaan aneka ragam yang bisa di kembangkan jika sama-sama partisipasi untuk kemajuan bersama.
Harapan warga tersebut, agen di Abu Dhabi perlu di ketahui, menurutnya, kabar yang tersiar disana, agen sering mengirimkan warga Indonesia yang bekerja di Abu Dhabi yang kemudian di kirim ke negara zona merah (perang) agen tersebut diantaranya memiliki saudara di Indonesia yang menikah dengan anggota kepolisian, ini perlu di buktikan benar tidaknya.
Para petugas perlu ektra hati-hati dan waspada karena bisa jadi jaringan ini sudah sejak lama di dukung para oknum dari berbagai kalangan demi materi mereka atau alasan lain, sejauh mana hubungan satu dan lainnya diantara pihak terkait apakah mereka mengetahui permasalahan yang menimpa warga Indonesia yang meninggal ini atau tidak, yang jelas, apapun dengan siapapun dia apapun pekerjaannya kita perlu saling menghargai dan harus patuh hukum yang juga berlaku untuk semua.
Semuanya bisa di ketahui dengan jelas jika semua pihak terkait bekerja dengan tulus bertanggungjawab kepada diri, keluarga, sesama, bangsa dan negara dan juga dunia sesuai peraturan yang ada dengan keyakinan pentingnya hukum di tegakkan bukan untuk menjatuhkan atau merugikan pihak manapun.
Pembinaan, Pengawasan, Evaluasi dan terus meningkatkan pembangunan lebih maju lagi demi kebaikan dan perdamaian semua warga dunia baik dari dalam atau luar negara dimanapun kita berada sesuai tugas pokok pungsi masing-masing atau kemampuan kepedulian sesama yang tidak melanggar.
Mungkinkah bisa tidak ada diantara kita semua berharap suap atau lempar batu sembunyi tangan demi keuntungan pihak tertentu dan menciderai hukum yang selama ini sering terdengar, termasuk dalam permasalahan ini karena uang yang menggiurkan jika sedang dalam tidak sadar ruginya mendapatkan keuntungan dari penderitaan yang lain.
Kita tidak mungkin paham selalu dalam berbagai permasalahan, terlebih kebiasaan kurang bertanggungjawab masih sering terjadi, bukan saatnya menyalahkan siapa yang penting upaya terbaik dari semua terkait, harap dewan perwakilan rakyat paham dan melangkah guna mendapatkan aturan yang lebih tepat kemudian, mendukung pemerintah lebih mampu lagi mensejahterakan dan melindungi warganya dimanapun.













