Pewarta: Dwi Arifin
Koran SINAR PAGI (Tasikmalaya) -, Puncak kegiatan Festival Desa 2021 diselenggarakan di kampung adat Sunda, yaitu Kampung Naga yang terletak di Kec. Salawu, Kab. Tasikmalaya, dan juga disiarkan secara live streaming melalui saluran youtube DPMD Jabar pada Kamis (16/12).
Serangkaian acara telah dipersiapkan untuk memeriahkan puncak Festival Desa 2021, salah satunya adalah tayangan perdana film dokumenter, video dan peluncuran buku profil Kesatuan Masyarakat Hukum Adat (KMHA) Kampung Naga, Kampung Dukuh, Kampung Kuta, dan Kampung Sirnaresmi.
Gubernur Jabar, Kang Emil yang hadir secara daring, menyebutkan bahwa pembuatan film dokumenter, video dan peluncuran buku profil KMHA di 4 (empat) kampung adat ini, memberikan inspirasi sekaligus menyadarkan kita tentang kekayaan seni budaya dan tatanan hukum adat yang ada di Jawa Barat.
“Kekayaan budaya ini harus dijaga dan dilestarikan, juga diperkenalkan kepada anak cucu sebagai generasi penerus bangsa”, ujar Kang Emil.
Lebih lanjut Kang Emil menegaskan kepada Pemerintah Kabupaten/Kota segera mengambil langkah-langkah terhadap pengakuan dan perlindungan atas keberadaan masyarakat hukum adat ini, sehingga mereka memiliki legalitas pengakuan dari pemerintah.
Sejalan dengan yang disampaikan Kang Emil, Kepala DPMD Prov. Jabar menegaskan bahwa betapa pentingnya mendokumentasikan hal-hal unik dan menarik tentang desa dengan beragam potensi yang dimilikinya. Sehingga, tulisan dan video tersebut dapat menjadi bahan yang berguna, juga media untuk meningkatkan kecintaan kepada desa.
“Tercatat sekitar 120 dokumentasi carita desa yang diikutsertakan dalam penilaian”, jelas Kepala DPMD Prov. Jabar, Dicky Saromi.
Pada acara tersebut, diserahkan pula berbagai piagam penghargaan, penyerahan mobil Maskara, hadiah Lomba Menulis & Video Carita Desa, bantuan dacin (alat timbang bayi), bantuan 110 paket sembako bagi masyarakat di Kampung Naga, dan hadiah bagi anak-anak sekolah.
Untuk lomba kategori Menulis Carita Desa, Juara I diraih Desa Cimindi Kab. Pangandaran, Juara II Desa Ciwaru Kab. Kuningan, dan Juara III Desa Awassagara Kab. Garut.
Sementara untuk kategori Video Carita Desa, Juara I Desa Sirnaresmi Kab. Sukabumi, Juara II dan III disabet oleh Desa Lingkung Pasir dan Desa Pangrumasan yang keduanya berasal dari desa di Kab. Garut.
Selanjutnya, masing-masing juara kategori lomba, pihak panitia memberikan hadiah berupa uang sebesar Rp. 6 juta untuk Juara I, Rp. 5 juta Juara II, dan Rp. 4 juta Juara III.













