Pewarta : Arief
Kota Sukabumi – Hari ini Selasa tanggal 15 Februari 2022, Kementerian Pendidikan Kebudayaan Ristek meluncurkan episode ke 16 dari Merdeka Belajar, yakni, “Akselerasi Dan Peningkatan Pendanaan Satuan Pendidikan”, Ini menjadi jawaban dari aspirasi guru, kepala sekolah dan orangtua siswa terkait pendanaan pendidikian.
Terkait hal ini, saat dihubungi melalui ponselnya Dewan Pembina PGRI dan Ketua DPP AKSI, Dr. Dudung Nurullah Koswara, M.Pd memberikan apresiasi yang luar biasa kepada Pendidikan, Kebudayaan dan Ristek RI, Nadhiem Makarim.
Baginya, Mas Menteri adalah tokoh muda milenial yang memahami dinamika jelimet Pendanaan Pendidikan.
“Kini Mas Menteei memberi solusi lebih baik,” ucapnya, Selasa (15/02/2022) kepada koransinarpagijuara.com.
Menurut pandangan Dr. DNK (sapaan akrab Dudung), Mas Menteri nampak sangat serius ingin memberikan “keadilan” sesuai kebutuhan pendanaan di setiap sekolah.
“Pendanaan Pendidikan di episode ke 16 Merdeka Belajar nampak sangat berpihak pada sekolah, meminimalisir keterlambatan, fleksibilitas penggunaan sesuai kepentingan mendesak sekolah,llus pendanaan pendidikan tidak pukul rata tetapi “Berkeadilan Sosial” seusuai Indeks Kemahalan Konstruksi (IKK) dan Indeks Peserta Didik (IPD) setiap daerah,” tuturnya.
Ini sangat adil menurut Dr. DNK, mengapa ?, Karena dana IKK dan IPD di Papua tentu berbeda denga di Jawa Barat.
“Misalnya, sekitar 45 juta peserta didik lebih tentu akan sangat terbantu. Atas nama Dewan Pembina PGRI, dan Ketua DPP AKSI serta guru pada umumnya, saya mengapresiasi dan mendukung episode 16 Merdeka Belajar,” ujarnya
Dikatakan, Sukses Merdeka Belajar buah dari kolaborasi semua ekosistem Pendidikan, mulai dari atas sampai bawah. “Spirit Merdeka Belajar tentu akan semakin meminimalisir adanya jelimet, “Ketidakmerdekaan” di setiap satuan pendidikan yang terjadi di setiap daerah,” kata DNK lagi.
Kepala Sekolah menurut Menkeu Prof. Dr. Sri Mulyani dan Mendikbud Ristek Nadiem Makarim, diharapkan tidak ada lagi yang mencari dana talangan karena keterlambatan dana.













