Pewarta: Dwi Arifin
Koran SINAR PAGI (Kota Bandung)-, Sejak tahun 2019 kualifikasi guru taman kanak-kanak diharuskan S-1. Namun belum berpengaruh secara menyeluruh bagi kesejahteraan mereka. Padahal guru-guru TK memiliki beban tugas yang sama untuk mendidik anak bangsa, seperti guru-guru lainnya.
Ketua Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Persatuan Guru Republik Indonesia / IGTKI PGRI Kota Bandung, Nanan Kartini M.Pd mengungkapkan kesejahteraan guru taman kanak-kanak masih belum setara dengan guru-guru lainnya yang ada di sekolah-sekolah. Padahal untuk kualifikasi S-1 bagi Guru TK didorong terus atau di haruskan. Malah di tahun 2019 sudah hampir semua S-1. Selain itu guru TK juga sudah banyak yang melanjutkan ke pendidikan pasca sarjana atau S-2. Maka sudah semestinya mereka diberi peluang yang sama untuk menikmati program PPPK atau P3K Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak atau ada pengangkatan kembali untuk menjadi PNS, ungkapnya kepada koransinarpagijuara.com di TK Taman Lalu Lintas Kota Bandung.
Menurutnya dari data yang ada banyak guru TK PNS sudah pensiun. Sehingga perlu ada pengangkatan kembali PNS bagi para guru TK. Jumlah guru TK di Kota Bandung saat diperkirakan mencapai 2500 orang, mereka tersebar di kurang lebih 500 taman kanak-kanak swasta dan 4 taman kanak-kanak negeri.
Nanan menyimpulkan walaupun kesejahteraan guru TK masih minim, kalau dilihat dari jumlah rata-rata honor setiap bulannya yang mereka terima. Tapi Alhamdulillah karena mereka cinta kepada anak-anak. Semoga pengabdiannya sebagai guru dicatat jadi ibadah dan amal sholeh saja.
Nanan berharap kedepannya segala urusan PNS minta dipermudah. Misalnya naik pangkat golongan dan tunjangan lainnya mohon ditingkatkan lagi. Begitu juga nasib guru honor yang sudah sertifikasi otomatis mohon diangkat PNS, sedangkan yang belum sertifikasi segera direkrut PPG dengan syarat tidak memberatkan.
Diakhir wawancaranya, Nanan mengungkapkan IGTKI PGRI Kota Bandung sejak awal berdiri berkomitmen berjuang dengan berkolaborasi bersama Dinas Pendidikan untuk meningkatkan mutu para Guru, BOP dan tunjangan-tunjungan guru lainnya untuk kesejahteraan anggotanya di masa depan.
