Liputan Khusus

Carut Marut Ditubuh Disdik Kab.Bogor, Diduga Jual Beli Proyek Kian Marak

adminsigiku.com
×

Carut Marut Ditubuh Disdik Kab.Bogor, Diduga Jual Beli Proyek Kian Marak

Sebarkan artikel ini

Pewarta :  Frans_ganyang

Koran SINAR AGI, Kab. Bogor,- Berbagai macam adanya dugaan temuan di lapangan seputar proyek pada Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, tahun 2021. Berdasarkan hasil investigasi KSP di lapangan disinyalir selain kian marak jual beli paket pada proyek fisik di tubuh Disdik Kabupaten Bogor, juga lemahnya pengawasan serta adanya pembiaran oleh pihak terkait sehingga terkadang di lapang dalam plaksanaanya terkesan asal – asalan.

Salah satunya diduga kuat terjadi pada proyek rehabilitasi ruang kelas SDN SARONGGE Kec. Cileungsi yang di kerjakan oleh CV. LALINDO JAYA ABADI selaku penyedia jasa dan CV. CATHA AGUN KARYA sebagai konsultan pengawas, berdasarkan temuan di lapangan di duga kuat paket di masud sudah beberpa kali pindah tangan (sub-kont) dari pememenang lelang sehingga dapat berdampak buruk akan mutu/kuaitas bangunan kedepan.

Berbagai macam problema ditemukan seputar carut – marut di tubuh Disdik Kab. Bogor, mulai dari menjamurnya perusahaan tertentu menjadi pelaksana pekerjaan di lapangan padahal peserta tersebut bukan pemenang lelang.

Ada apa dengan Disdik Kab. Bogor hingga menimbulkan kecurigaan,
tidak menututup kemungkinan ada pengondisian pada perushan tertentu yang sudah memiliki ciri khusus dalam proses lelang (calon pengantin) demi meraih bintang.

Didugaa kuat ada skandal terselubung, terorganisir, sistematis dan masif terkait proses lelang yang disinhalir melibatkan korporasi dan kroni – kroni mereka, belum lagi ditambah lemahnya pengawasan dan pembiaran oleh konsultan di lapngan sehingga pihak pelaksana dengan leluasa berbuat lari dari spek-tek yang bermuara pada kerugian negara akibat mutu dan kwalitas tidak sesuai standar dan secara otomatis bau MARK UP tidak terhindarkan artinya terindikasi ada kelebihan bayar oleh pemkab pada penyedia jasa tertentu.

Salah satunya terjadi pada proyek rehabilitasi berat SMPN 1 CITEUROUP, dimana berdasarkan hasil pantauan kami di lapangan selain menggunakan bahan yang tidak sesuai standar pada pembesian juga pihak pelaksana tidak menjalankan pekerjaan mengacu sesuai pada gambar (SHOOF DRAWING) anehnya dalam pelaksanaanya terkesan dibiarkan oleh konsultan pengawas guna meminimalisir terjadinya hal serupa kami akan menindaklajuti agar aparat penegak hukum segera memeriksa oknum pengusaha nakal di bumi tegar beriman. tegasnya…!