Pewarta – Roy P
Kota Ambon – Walikota Ambon, Richard Louhenapessy, SH dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Asisten Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat, Fahmi Salatalohi menyampaikan bahwa, rapat pengendalian program KKBPK tahun 2022, yang bertempat di Hotel Marina Ambon, bertujuan untuk menselaraskan program kerja dan kegiatan urusan pengendalian penduduk, Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera untuk mencapai indikator kinerja kunci yang telah ditetapkan.
Disebutkan pelaksanaan rapat KKBPK termasuk agenda penting untuk menyusun, menyepakati berbagai bidang strategi dan langka operasional program pembangunan Keluarga Berencana.
“Sinergitas serta sinkronisasi, diperlukan agar kebijakan pembangunan pengendalian penduduk keluarga berencana, dalam masa pandemi Covid-19, DPPKB diharapkan dapat bekerjasama dengan OPD terkait, agar pelayanan terhadap masyarakat dapat terlayani, terutama kesehatan ibu dan anak,” katanya.
Walikota berharap DPPKB Ambon mengambil langkah cepat dan tepat melakukan intervensi pencegahan penurunan angka stunting di Kota Ambon.
Menurutnya semua intervensi tersebut tidak akan efektif jika keluarga tidak mengambil peran aktif untuk memperhatikan kualitas hidupnya.
“Keluarga memiliki peran signifikan dalam pencegahan maupun penanggulangan stunting. Karena masalah gizi, sangat erat kaitannya dengan ruang lingkup keluarga,” tambahnya.
Karena pentingnya peran keluarga dalam upaya penurunan prevalensi stunting yang ditargetkan 14 persen di tahun 2024, maka Presiden Joko Widodo telah meminta BKKBN untuk terlibat aktif dalam upaya penurunan stunting tersebut, tandasnya.
