Ragam

Pepatah Seorang Kawan

adminsigiku.com
×

Pepatah Seorang Kawan

Sebarkan artikel ini

Oleh : Dr. Dudung Nurullah Koswara, M.Pd
(Praktisi Pendidikan)

Dalam sebuah pertemuan antara para kepala SMA di tingkat nasional, ada seorang kawan memberi petuah. Apa petuahnya? Petuahnya sangat sederhana tapi mendasar. Ia mengatakan dalam hidup ini setidaknya lakukan tiga hal.

Pertama lakukan segala sesuatu dengan hati suci, niat ibadah karena Allah. Jangan karena yang lain. Apalagi karena hal-hal pragmatis yang tak mulia. Semua giat, geliat dan keberangkatan kinerja dan pengabdian kita harus dari hati yang suci, Lillah.

Kedua lakukan segala sesuatu dengan hati-hati, atau sangat hati-hati. Jangan pernah melakukan segala sesuatu asal dilakukan atau asal-asalan. Apalagi sembrono, grasa-grusu dan tak memperhitungkan manfaat dan mudharatnya.

Ketiga lakukan kolaborasi dengan orang lain. Terutama dengan orang-orang yang punya kemampuan belajar dan dedikasi luar biasa. Kolaborasi adalah syarat sukses di zaman ini. Ini seirama dengan harapan Ridwan Kamil yang sering medorong pentingnya inovasi dan kolaborasi.

Bahkan nampaknya kerja dengan hati, hati-hati dan kolaborasi sudah dilakukan Gubernur Jawan Barat, Ridwan Kamil. Buktinya pemerintah Jawa Barat tahun 2022 menjadi provinsi terbaik. Luar biasa Provinsi Jawa Barat dalam kepemimpinan Ridwan Kamil jadi juara nasional ajang PPD.

Pepatah teman Saya di atas nampaknya bisa menjadi bekal bagi hidup kita semua. Dengan hati, hati-hati dan kolaborasi. Entitas professional dan siapa pun nampaknya sangat penting bekerja dan melakukan segala sesuatu dengan hati, hati-hati dan kolaborasi.

Ketika kita bekerja dengan hati yang tersambung dengan Allah, Tuhan yang maha Esa, sungguh akan tentram. Apa pun yang terjadi saat kita bekerja akan berada dalam ridha_Nya. Bila kita bergiat dan bekerja merasa selalu dengan_Nya, sungguh sangat wow.

Ketika kita bekerja dengan sangat hat-hati maka pekerjaan kita tentu akan lebih baik. Bila kita bekerja dengan fokus, disukai dan dilakukan dengan hat-hati pasti akan berhasil. Pekerjaan yang dilakukan karena suka, fokus dan hati-hati akan lebih wow.

Ketika kita bekerja bersama orang lain atau melibatkan orang lain tentu akan mempermudah pekerjaan. Semut saja “kolaborasi” dalam membawa beban atau memindahkan beban. Kebersamaan, kolaborasi adalah sunatullah. Bersama, segalanya akan lebih mudah.

Ada satu narasi menggelitik dari seseorang yang nakal berpikir. Mengapa ada maling yang sukses dan ada orang baik yang jadi korban maling? Jawabannya karena orang baik cuek, apa adanya dan lelap tertidur. Sementara Sang Maling begitu mengawasi, hati-hati dan kolaborasi dengan temannya.

Sang Maling dengan hati yang kotor dan khianat saja berhasil. Mengapa? Karena Ia hati-hati dan kolaborasi dalam modus operandinya. Apalagi kita yang berniat baik tentu harus lebih berhasil. Rumus dengan hati, hati-hati dan kolaborasi harus diperkuat dalam setiap kinerja kita atau ikhtiar kita dalam kehidupan.

Satu lagi pepatah anti mainstream mengatakan “Hidup indahnya bukan saat meraih sukses namun saat memperjuangkan sebuah kesuksesan”. “Hidup indahnya bukan saat mendapatkan Bidadari di Surga, namun saat berusaha dan berjuang untuk mendapatkan pacar pertama di dunia”. Ya, bisa demikian. Tantangan adalah momen paling wow dalam hidup.

Sahabat pembaca, sukses itu bisa dinikmati siapa pun atau semua orang. Namun momen tantangan dan perjuangan hanya bisa dihadapi beberapa orang saja. Tantangan dan segala jenis penderitaan adalah fase “terseksi” dalam kehidupan seseorang. Nilai sukses itu terkait nilai derita perjuangannya.