Pewarta : Heri Kusnadi
Kabupaten Ogan Ilir – Puluhan Warga Desa Meranjat III Kecamatan Indralaya Selatan Kabupaten Ogan Ilir Jumat, (2/9/2022). mendatangi Kantor Camat Indralaya Selatan.
Kedatangan warga Desa Meranjat III ini ke Kantor Camat Indralaya Selatan, untuk menyampaikan protes terkait adanya kegiatan pengumpulan massa yang diduga dilakukan calon kepala desa petahana, Herwanto.
Menurut Zainuri, salah seorang warga Desa Meranjat III yang ikut menyampaikan aspirasinya ke Kantor Camat Indralaya Selatan, pada siang ini rencananya akan dilakukan perkumpulan masyarakat di rumah calon kades petahana.
“Kami tidak senang, kades itu kan seharusnya cuti jadi tidak boleh lagi mencampuri urusan pemerintahan,” kata Zainuri.
Disebutkan Zainuri, perkumpulan massa hari ini diduga berkedok pembagian bantuan rumah tidak layak huni dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan Kabupaten Ogan Ilir.
“Makanya kami mendatangi Kantor Camat ini, juga ada sebagian warga yang rumahnya sudah tidak layak huni tidak mendapatkan bantuan beda rumah dari Pemerintah ” lanjut dia.
Untuk itu, warga mendesak supaya setiap perkumpulan yang diselenggarakan pemerintahan tidak lagi melibatkan kades non aktif.
Sementara itu, Pelaksana Harian Kepala Desa Meranjat III, Suryani menjelaskan, bahwa kegiatan yang akan diselenggarakan pada siang ini oleh Pemdes Meranjat III hanya untuk melakukan verifikasi terhadap penerima bantuan rumah tidak layak huni terhadap warga Desa Meranjat III.
“Sebenarnya dari dulu setiap kegiatan desa selalu saja disitu, saya tidak pernah berfikir kegiatan kami ini untuk mendukung salah satu calon Kades,” tegas Suryani ditemui di Kantor Camat Indralaya Selatan.
Terpisah, Ketua Panitia Pilkades Meranjat III, Eddy Fajri mengatakan, pihaknya tidak mengetahui permasalahan ini. Karena menurut Eddy, apa yang dilakukan Pemdes Meranjat III di luar kewenangan Panitia Pilkades Meranjat III.
“Soalnya ini kan acara pemerintahan, jadi kami tidak dilibatkan,” terang Eddy.
Eddy juga menegaskan bahwa mereka hanya penyelenggara Pilkades, bukan pengawas. Dengan kejadian ini, Eddy menambahkan, bahwa pihaknya akan meningkatkan kerjasama untuk membenahi apa permasalahan yang ada di Desa Meranjat III.
“Harapan kita penyelenggaraan Pilkades di Meranjat III bisa berjalan aman dan kondusif sebagaimana harapan kita bersama,” tutupnya.













