Oleh : Dudung Nurullah Koswara
Adalah Forum Komunikasi Kepala Sekolah SMAN/SMKN/SLBN 69 Jawa Barat, selalu punya cerita. Forum ini dihuni para kepala sekolah terbaik dan unik. Banyak kisah kisah prestatif menjadi bahan diskusi di WAG forum.
Termasuk kepala sekolah termuda saat diklat dan diberi jabatan kepala SMAN dalam usia 36 tahun. Di tahun ini Ia melahirkan seorang anak. Seorang Ibu Kepala Sekolah melahirkan adalah unik. Karena biasanya usia kepala SMA diatas 40 atau mendekati usia 50an.
Kepala sekolah termuda ini adalah aktivis pramuka Jawa Barat dan guru berprestasi. Ia pun kini sedang menyelesaikan program doktoral di UNJ. Saat hamil memimpin sekolah, kuliah, giat pramuka dan lainnya. Sebuah keseharian yang penuh aktivitas.
Sungguh usia muda 36 tahun bisa menjadi kepala SMAN adalah ruuarrr biasa. Kepala sekolah akselerasi. Dalam bahasa Sunda masuk kategori “kokolot begog” yakni pintar bukan diusianya. Artinya muda tapi mampu berpikir dewasa.
Di FKKS 69 Jawa Barat banyak Kepala Sekolah muda. Selain Yuliana yang melahirkan di atas, ada pula Fitriyani dan Asep Kurniawan. Manajer manajer muda yang milenialis. Mereka lincah dan adapatatif terhadap tuntutan perubahan saat ini.
Tidak tabu yang senior berguru pada yang muda. Apalagi di era revolusi industri 4.0, Si Muda lebih tangguh dari yang senior. Sukses layanan pendidikan Jawa Barat dengan para kepala sekolah muda potensial. Prof. Renald Kasali menyatakan yang muda yang punya masa depan lebih baik.
Jabar Juara Lahir Batin adalah target bersama dalam penguatan wujud layanan berkualitas ekosistem pendidikan kolaboratif. Para Nabi saja tak mampu sendirian, apalagi kita manusia biasa.
Kolaborasi, inovasi dan kreatifitas adalah wajib menjadi habituasi para ASN Jawa Barat, terutama di entitas manajer sekolahan. Dari sekolahan menuju masa depan. Semua generasi terbaik tidak lahir dari lubang batu tapi selalu dari sekolahan.
Sebagai Ketua Forum Kepala Sekolah SMAN/SMKN/SLBN 69 Jawa Barat, mari kita terus belajar, bergiat, sukseskan mutu layanan pendidikan, lahirkan sejumlah prestasi anak didik.
Bila kepala sekolah muda melahirkan anak tercinta di rumah bersalin, maka kita kepala sekolah yang tak muda wajib melahirkan anak terbaik di sekolahan, rumah bersalin masa depan. Transformasi dasar mental karakter anak didik dimulai dari sekolahan.












