OPINI/Artikel

Orangtua Pukul Kepala Sekolah

adminsigiku.com
×

Orangtua Pukul Kepala Sekolah

Sebarkan artikel ini

Oleh : Dr. Dudung Nurullah Koswara, M.Pd.
(Ketua DPP Asosiasi Kepala Sekolah Indonesia)

Dalam media Kompas.com tertulis judul “Gara-gara Potong Rambut Siswa, Kepsek di Mamuju Dipukul dan Diancam Orangtua Siswa dengan Parang”. Ini sebuah peristiwa yang bukan pertama kali terjadi. Sampai kapan orangtua dan sejumlah oknum akan terus merendahkan martabat guru dan kepala sekolah?

Tulisan ini sengaja Saya buat sebagai janji “advokasi literatif” kepada entitas kepala sekolah dan edukasi publik. Pemukulan terhadap Marsono kepala sekolah di SMP Negeri 3 Kalukku Kabupaten Mamuju Jum’at pekan ini adalah sebuah fakta masih adanya kekerasan di dunia pendidikan kita.

Hanya karena memotong rambut, menegakan kedisiplinan dalam koridor mendidik, orangtua lebay dan radikal menggeruduk sekolah. Lebih parah lagi dengan membawa parang dan memukul pimpinan satuan pendidikan. Ini satu tindakan penganiayaan yang tidak boleh terus terjadi di dunia sekolahan kita.

Sebagai bagian dari entitas AKSI (Asosiasi Kepala Sekolah Indonesia) Saya turut berduka dan belasungkawa. Semoga entitas kepala sekolah lainnya waspada dan tetap satu barisan menghadapi segala kemungkianan risiko yang bisa menimpa dalam menjalankan tugas negara sebagai pemimpin pembelajaran.

Bagi Saya pribadi tindakan memotong rambut adalah sebuah tindakan wajar dan mendidik. Tentu butuh komunikasi dan pendekatan yang berbeda pada anak yang masuk kategori “ABK”. Pendekatan berdiferensiasi perlu menjadi langkah bersama semua pendidik. Mengapa? Karena memang anak didik punya tempramen yang tak sama.

Termasuk pendekatan dan komunikasi berdiferensiasi pada orangtua. Tidak sedikit orangtua dan oknum lainnya yang punya “keunikan” kepribadian dan sejumlah modus lainnya dalam menghadapi sekolahan. Pentingnya AKSI terus membangun kebersamaan dalam mengembangkan kapasitas dan solidaritas entitas kepala sekolah.

Giat peningkatan kapasitas dan silaturahmi AKSI yang akan di adakan di Bali. Insyaallah dihadiri Mendikbud Nadiem Makarim adalah momen pas untuk menguatkan barisan AKSI dalam menghadapi sejumlah tantangan, isue-isue aktual lainnya. Kebersamaan dalam upaya peningkatan kapasitas dan menjadi kepala sekolah prestatif sangatlah penting.

Sebaiknya semua kepala sekolah mengikuti Giat Peningkatan Kapasitas dan Kompetensi Kepala Sekolah di Bali. Kita sebagai pimpinan satuan pendidikan wajib bersilaturahmi menguatkan barisan dan peningkatan kapasitas. Hadapai bersama tantangan disruptif dan segala kemungkinan yang akan terjadi.

Giat diadakan di Paradiso Bali tanggal 13 sd 15 Januari 2023. Para kepala sekolah bisa segera menghubungi Kepala SMAN 1 Bandung, Hj. Tuti Kurniati, no Hp 0813 2216 4000. Satukan barisan, tingkatkan kapasitas dan kompetensi. Semoga Bapak Mendikbud Nadiem Makarim dapat memberikan pencerahan pada giat di atas.