Antar Desa

Warga Berharap Jalan Desa Tanjung Agas Siring Alam Segera Diperbaiki

adminsigiku.com
×

Warga Berharap Jalan Desa Tanjung Agas Siring Alam Segera Diperbaiki

Sebarkan artikel ini

Pewarta : Rosita Dewi

Kabupaten Ogan Ilir – Tak kunjung diperbaiki, jalan penghubung Desa Tanjung Agas – Siring Alam Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir terus dikeluhkan pengguna jalan yang becek dan berlubang, sehingga para pengendara yang melewati jalan tersebut harus ekstra hati-hati agar tidak terjatuh.

Kondisi ini sudah bertahun – tahun dikeluhkan pengguna jalan, bahkan warga yang bermukim di daerah tersebut harus rela kendaraanya kotor setiap kali digunakan akibat jalan yang becek.

Menurut Firman (35) salah satu warga, jalan yang kerap dilintasinya tersebut adalah jalan alternatif menuju ke jalan raya Palembang – Tanjung Raja.

“Kalau lewat jalan ini lebih cepat, karena hanya butuh setengah jam saja bisa sampai ke jalan raya, tapi ya harus hati-hati karena becek dan licin, apalagi kalau habis hujan, jalan berkubang,” kata Firman.

Senada dengan yang diungkpakan Firman, Maria (35), warga lainnya yang bermukim di daerah tersebut mengatakan, pengendara yang melewati jalan tersebut tak jarang terjatuh akibat licinya jalan.

“Banyak sudah yang jatuh, karena memang licin, belum lagi kalau hujan tambah lebih licin lagi,” ungkapnya.

Ia berharap kepada Pemerintah dan juga kepada Bupati kabupaten Ogan Ilir untuk bisa memperbaiki jalan tersebut karena menjadi akses utama warga untuk beraktivitas.

“Kalau kondisinya seperti ini, bagaimana kita mau beraktivitas,” tutupnya.

Kepala Desa Tanjung Agas, Heri Bin Abu Bakar saat diwawancara media perihal kerusakan jalan yang banyak dikeluhkan masyarakat mengatakan bahwa jalan tersebut menghubungkan 5 (lima) desa.

“Jalan sepanjang sekitar 2 kilo meter ini, menghubungkan lima desa, yaitu Desa Tanjung Agas, Desa Siring Alam, Desa Suka Pindah, Desa Ulak Kebau Lama dan Desa Ulak Kerbau Baru, karena jalan ini menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang ada di Desa Siring Alam,” katanya.

Pemerintah Desa Tanjung Agas bersama dengan Kepala Desa Siring Alam, lanjutnya, sudah berupaya untuk memperbaiki jalan tersebut dengan cara menimbunnya dengan pasir, tetapi tetap saja memprihatikan.

“Kerusakannya cukup parah dan cukup panjang sekitar sekitar 500 meter,” ungkapnya.

Ia berharap kepada pemerintah daerah agar bisa segera membangun jalan tersebut, karena sangat dibutuhkan oleh masyarakat banyak, seperti untuk memakamkan jenazah, mengangkut hasil perkebunan, pedagang dan juga untuk anak sekolah.