Pewarta: Junmaidar S
Koran Sinar Pagi , Tapanuli Tengah,- Sumber wartawan Koran Sinar Pagi, yaitu keluarga pasien menyampaikan keluhannya,”Pada Minggu (15/01/2023) masuk UGD pukul 21.00wib . Lalu kami lama dipengang sampai anak saya muntah – muntah baru diperiksa dokter, pukul 22.00 kami dibawa ke ruang rawat inap. Setelah kami masuk berselang ada beberapa jam inpus habis, lalu saya (abangnya) menyampaikan pada perawat Bu impusnya habis ya tggu y. Lalu siabang yang kerab dipanggil namanya (keluarga pasien) berjalan keruangan ditggu – tggu perawatnya tidak muncul – muncul untuk mengganti impusnya yang sudah habis ,
kemudian si abang (keluarga pasien)
mendatangi perawat yang ada dimeja depan , Bu kok belum diganti inpusnya habis , lalu perawat itu bilang oiya ya di duga perawat tersebut lalai dalam melaksanakan tugas, setelah itu perawat tadi masuk dan mengganti impusnya , pada hari Selasa 17 pagi sekitar pukul 09.20wib kembali inpusnya habis’ perawat mematikannya sebentar, kata perawat, tidak berapa lama dokter Hani masuk dan bilang sama pasien dan keluarga sudah bisa pulang.
Sementara inpus yang habis, tadi tetap ditangan pasien sampai pukul 12.05 wib. Lalu Orang tua Pasien ngomong kepada perawat kenapa inpus ditangan anak saya belum juga dilepas mulai dari tadi pagi sampai siang . Inpus tergantung keadaan kosong dan memang sudah dimatikan tapi perawat membiarkan hal tersebut.
Kami tinggal di kelurahan Sibuluan Nauli, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.
Anak saya berusia 19 tahun , jenis kelamin perempuan yang menangani dr. Hani. Pada pukul 13. 00 wib. Kami meninggalkan RSUD Pandan dengan sangat kecewa atas segalanya tindakan perawat yang ada diruang teratai lantai dua.
Kami dari keluarga pasien mengharapkan kepada Diirektur RSUD Pandan dr.Masdina Doloksaribu, Mars., dapat memberikan penggarahan kepada perawat yang ada dilantai dua teratai.
Pj Bupati Tapteng, Elfin Elyas memberikan apresiasi atas keberhasilan RSUD Pandan meraih Akreditasi Tingkat Paripurna bintang 5 dengan standar akreditasi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tahun 2022. 01/2023 Dalam sambutannya, Pj Bupati Tapteng menyampaikan harapannya agar RSUD Pandan terus berbenah dalam meningkatkan pelayanannya dan senantiasa memastikan pelayanan kesehatan RSUD Pandan berjalan dengan baik.
Ibu Direktur dan seluruh jajaran Tenaga Kesehatan, serta Staf RSUD Pandan , agar menterapkan apa yang diungkapkan pj Bupati. Tapteng , Elfin Elyas. “Meningkatkan kualitas pelayanan agar siap selalu melayani masyarakat setiap hari”
Dalam kesempatan tersebut, Ibu Direktur RSUD Pandan dan jajaran RSUD Pandan masih ingat, mudah- mudahan tidak lupa.
Saya harap RSUD Pandan harus berbenah diri setiap hari untuk meningkatkan layanannya sehingga kualitas pelayanan tetap terjaga dan meningkat,” pungkasnya.
