Oleh : Dr. Dudung Nurullah Koswara, M.Pd.
(Entitas Dewan Pembina PGRI)
Sebagai bagian dari entitas Dewan Pembina dan aktivis PGRI, layak dan pantas Saya apresiasi sejumlah tokoh terbaik. Terutama tokoh-tokoh terbaik dari keluarga besar PGRI, dimana pun wilayahnya. Termasuk sosok Drs. H. Dede Amar, M.M.Pd., tokoh terbaik PGRI dari wilayah Jawa Barat.
Sosok Dede Amar adalah pribadi teladan dalam karir ASN, karir organisasi dan kini layak mendapatkan dukungan untuk melanjutkannya dalam karir bela rakyat. Niat khidmat Dede Amar maju di DPD RI adalah bagian dari ikhtiar mulia. Sebagai aktivis PGRI yang berasal dari Jawa Barat, Saya pun mengapresiasi.
Siapakah sosok Dede Amar? Karir dirinya berawal dari seorang pengabdi pendidikan. Ia mulai mengabdi pada negara di SDN Gumuruh XI pada tahun 1983. Sepuluh tahun kemdian Ia menjadi Penilik. Tahun 1996 menjadi pengawas TK/SD. Pada tahun 1997 terpilih sebagai Kepala Kandepdikbudcam.
Selanjutnya pada tahun 2001 menjadi Kepala Cabang Dinas, tahun 2009 menjadi Kasi Keolahragaan Disdik, Kabid SMP tahun 2009, Plt. GGM tahun 2010, Sekdispora tahun 2013, Sekdisdik tahun 2015. Kemudian menjadi Camat Rancasari. Berpengalaman menjadi Kepala Balai Wil. IV Jabar dan Kep. Cabang Dinas Wil. VIII.
Melihat deret karir ASN-nya, sungguh sosok Dede Amar memperlihatkan sebuah jenjang karir yang mengalir dengan baik. Ini jelas menjadi “rekam jejak” pengabdiannya pada negara dan bangsa melalui peran diri sebagai ASN. Keteribatannya dalam peran formal ASN luar biasa.
Tidak hanya sebagai ASN sampai saat ini Ia pun masih menjabat sebagai Ketua RW. Betapa dirinya sangat dekat dan dimanfaatkan oleh masyarakat. Sejumlah organisasi dedikatif pada rakyat dan profesi Ia ketuai. Termasuk saat ini sebagai Ketua PGRI Provinsi Jawa Barat.
Untuk menjadi ASN dengan karir baik sangat tak mudah. Untuk menjadi Ketua PGRI Provinsi Jawa Barat sangat tak mudah. Untuk menjadi seorang yang dipercaya rakyat dan anggota sebuah organisasi, tentu sangat tak mudah. Mengapa Dede Amar bisa meraihnya? Tentu saja rekam jejak yang baik dan terbukti pada publik, dimana pun.
Niat baik Dede Amar tidak hanya mengabdi untuk PGRI dan organisasi dedikatif lainnya. Ia berniat melangkah pada khidmat yang lebih luas, yakni menjadi senator di DPR RI. Ia berharap kebermanfaat dirinya lebih luas, terutama untuk rakyat Jawa Barat yang merupakan tanah kelahirnya.
Dalam visinya Ia berupaya “Terwujudnya Masyarakat Jawa Barat Maju Berkeadilan dan Madani”. Dalam misinya Ia bertekad “Memperjuangkan aspirasi masyarakat Jawa Barat dalam mewujudkan pembangunan secara berkeadilan dan menyeluruh”. Tentu saja pembangunan bidang kesehatan, pendidikan dan ekonomi rakyat Jawa Barat akan Ia perhatikan.
Dede Amar mengutif Q.S. Ar Ra’ad 11 yang memberi pesan “Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri”. H. Dede Amar mengajak kita semua untuk punya tekad selalu berusaha baik dan terbaik untuk perubahan diri. Siapa pun, dimana pun dan dalam jabatan apa pun.
Dalam sebuah dialog, Ia pernah mengatakan kepada Saya bahwa “Sang Waktu Akan Menjelaskan Segalanya”. Artinya kita semua berada dalam genggaman kekuasaan Allah, Tuhan yang maha Esa. Mari kita lalui kehidupan dengan niat baik, niat berkhidmat pada sesama. “Sang Waktu Akan Menjelaskan Segalanya”.











