Pewarta : Arief
Kota Sukabumi – Ketua Umum FPPU (Forum Pemberdayaan Pesantren dan Umat) Jawa Barat KH. Arie Gifary, melantik pengurus FPPU Kota/Kab.Sukabumi masa Bhakti 2023-2027, Sabtu (18/2/2023) bertempat di aula Syekh Quro, Kompleks Ponpes Modern Al Fath.
Saat ditemui usai pelantikan, Ketua FPPU Jawa Barat, KH. Arie Gifary mengatakan, FPPU sekarang ini sudah terbangun jejaring di 27 kota/kabupaten se Jawa Barat.
“Sesuai dengan namanya, FPPU akan terus berupaya mencari potensi terutama di pesantren untuk kemudian diberikan pembinaan dan dikembangkan, kita akan bantu marketingnya sekaligus dicarikan solusi untuk permodalan,” katanya.
Ditegaskan, FPPU tidak hanya membantu mengembangkan potensi di Ponpes, tetapi juga potensi yang ada di masyarakat yang belum tersentuh, tambahnya.
Dia berharap kepada jajaran pengurus FPPU Sukabumi, untuk segera bergerak, bekerja dan bersinergi dengan bidang keagamaan, dalam mendukung program pemerintah, sehingga visi misi Pemerintah Propinsi Jawa Barat dimasa kepemimpinan Gubernur Ridwan Kamil bisa terwujud sesuai harapan.
“Semoga keberadaan forum ini bermanfaat bagi masyarakat,” ucapnya.
Sementara Ketua FPPU Kota Sukabumi, Drs. H. Asep Hidayat mengatakan, dalam waktu dekat pondok pesantren akan menerima hibah untuk pembangunan.
Dikatakan, pihaknya akan membantu kendala yang dihadapi pengurus pondok pesantren dalam mengurus administrasi yang berkaitan dengan pemerintahan, dalam hal Kementerian Agama, untuk itu ia meminta agar pondok pesantren yang belum terdaftar di FPPU untuk segera mendaftarkan diri.
“Sampai saat ini, ada sekitar 600 pondok pesantren di Kota/Kab.Sukabumi yang sudah terdaftar di FPPU, yang lainnya mungkin segera menyusul,” tandasnya.
Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua MUI Kota Sukabumi, Kapolsek Gunungpuyuh, serta Danramil Sukabumi.













