Ragam

Ada ada Aja Tapi Kreatif, Lomba Melamun di Kota Tasikmalaya Diminati Peserta

adminsigiku.com
×

Ada ada Aja Tapi Kreatif, Lomba Melamun di Kota Tasikmalaya Diminati Peserta

Sebarkan artikel ini

Pewarta : Tono Efendi

Koran Sinar Pagi, Kota Tasikmalaya,-

Sepintas Lomba Melamun, mungkin bagi sebagian masyarakat dianggap tidak berguna dan tidak ada kerjaan. Namun jika di cermati dan di teliti, melamunnya seseorang yang didasari tidak liar dan kosong, tetapi malah bisa melahirkan sebuah ide dan gagasan cemerlang.

Dan ternyata Lomba Melamun, kini sedang tranding di Negara Jepang dan Korea, dan hasilnya pun bermanfaat. Dan kini lomba Melamun itu, mulai merambah ke Indonesia, tepatnya di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.

Lomba Melamun yang diprakasai oleh Teasik Creativ and Inovation Comite (TCIC) ini, mungkin lomba ini baru pertama digelar di Indonesia tepatnya di Kota Tasikmalaya.

Kegiatan lomba yang diselenggarakan di Gedung Creativ Center (GCC) di Komplek Dadaha Kota Tasikmalaya, Senin (27/2/2023) pagi, ternyata peminat lomba Melamun ini cukup antusias peserta yang mendaftar.

“Peserta yang mendaftar sekitar 260 orang, terdiri dari beberapa kalangan milenial dan dewasa. Ada Mahasiswa, seniman , pelajar dan umum,” terang Roni Fitra, Ketua TICC kepada Koran Sinar Pagi dilokasi perlombaan.

Lomba Melamun yang dilombakan, masih kata Roni ada beberapa kategori seperti Lucu, Terimut dan kreatif. Namun demikian, lomba Melamun disini bukan hanya sekedar melamun biasa yang tidak ada manfaatnya, tapi melamun disini adalah melamun yang harus memiliki arti, memikirkan ide atau Gagasan.

“Dalam satu jam itu, peserta melamun sambil memandang Gedung Creativ Center ini, sambil memikirkan ide, gagasan bagaimana GCC ini bisa bermanfaat bagi warga Tasikmalaya kedepan. Jadi bukan melamun kosong molongopong yang tidak ada manfaatnya,” terang Roni.

Namun pun demikian, Roni pun tidak menyangkal jika setelah dipublish, kegiatan lomba Melamun ini tentunya ditengah masyarakat ada yang pro dan kontra.

“Silahkan itu pendapat masyarakat, kita memahami, namun yang jelas lomba Melamun ini tentunya tidak liar dan tidak melamun kosong, peserta lomba Melamun ini dalam waktu 1 jam nanti silahkan lamunkan gagasan atau ide untuk GCC ini kedap agar maju dan bermanfaat untuk masyarakat,” tegas Roni yang diamini PIC Lomba Melamun Ryan Bayu.

Setelah peserta mempraktekan lomba Melamun dalam waktu sejam, nantinya masing masing peserta akan menulis di kertas tentang lamunannya tentang ide dan gagasan untuk kemajuan GCC.

“Ada 6 peserta yang akan menerima hadiah uang tunai dari panitia, tentunya bagi peserta yang oleh juri dinilai memiliki lamunannya yang masuk akal ide dan gagasannya untuk kemajuan dan perkembangan kedepan GCC,” pungkas Roni.