Pewarta : A Y Saputra.
Kabupaten Ciamis – Dilansir dari pemberitaan di media medikomonline.com, terkait keluhan warga Desa Petir Hilir, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis tentang bau menyengat yang berasal dari tempat usaha perah Susu Kambing jenis Sapera yang berada ditengah perkampungan warga, Pemerintah Daerah Ciamis melalui dinas terkait langsung mengecek ke lokasi kandang kambing tersebut di Dusun Pasir Kadu, RT 02, RW 07, Desa Petir Hilir, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, Jumat (19/05/2023).
Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Ciamis, Syarif Nurhidayat saat ditemui beberapa Awak Media di ruang kerjanya, Senin pagi (22/5/2023) mengatakan pelaku usaha susu kambing Sapera merupakan pemuda pelopor pengembangan usaha susu perah kambing, binaan Dinas Peternakan.
“Usaha pengembangan Peternakan tersebut sekarang ini sebagai percontohan di Kabupaten Ciamis,” terangnya.
Syarief membenarkan, bau yang sangat tersebut disebabkan oleh menumpuknya limbah yang berada di depan kandang dan dibiarkan terlalu lama.
Lebih lanjut Kadis mengatakan,bhari itu juga dirinya memerintahkan ke pengelola kambing agar segera mengangkut limbah yang menumpuk di depan kandang.yang menimbulkan bau tersebut.
“Hari itu juga kami ke lokasi dan memerintah untuk mengangkut kotoran yang menimbulkan bau tersebut dan kami menyarankan agar segera membuat MoU dengan mitra yang sudah biasa mengangkut limbah dan jangan dibiarkan menumpuk terlalu lama seperti sekarang ini,” terangnya.
Ia menghimbau untuk secepatnya pengelola membuatkan Bios security, sedangkan,untuk limbah urin kambing harus disediakan tempat penampungan supaya mudah waktu pengambilan dan tidak menimbulkan bau.
“Itu Air Urin Kambing ditampung dan bisa digunakan sebagai pupuk,lebih lanjut kami sarankan bagi pengelola agar secepatnya membenahinya dan menanam tanaman hijau di sekitar lokasi sehingga dapat meminimalisir penyebaran bau,” pungkasnya.













