Pewarta : Jeky Epsa
Koran Sinar Pagi, Sumedang – Bila ingin melihat fosil hewan purba yang hidup diantara 1 – 2 juta tahun lalu yang sering ditemukan di wilayah Desa Jembarwangi, Kec.Tomo, Kab Sumedang, Jawa Barat, kini tak perlu jauh lagi untuk pergi ke desa tersebut. Pasalnya untuk melihatnya kini salah satu replika dari fosil Gading Gajah Purba ( Stekgodon Trigonocephalus) dan Kura – Kura Purba, kini disajikan di Setda Sumedang tempat berkantor nya Bupati.
” Replika ini dibuat oleh Musium Geologi Bandung, dari mulai mengeskskavasi, merekonstruksi, dan lay out pun serta pemasanganyapun kita mendapat support dari musium tersebut. Alhamdulliah kita di support”, ujar Mohamad Budi Akbar, Kabid Kebudayaan Dinas Pariwisata Kebudayaan Dan Olah Raga Kabupaten Sumedang, Selasa, ( 15/8/2023).
Untuk aslinya, lanjut dia, kedua nya ada di Desa Jembarwangi. Keberadaan fosil hewan purba ini merupakan bukti bila di Kabupaten Sumedang ini selain sejarah kerajaan, jaman kolonial dan pasca kemerdekaan, juga ada jejak kehidupan purbakala yang usianya antara 1 – 2 juta tahun yang lalu.
” Sebenarnya selain di Desa Jembarwangi ditemukan juga di desa perbatasannya, yaitu Desa Darmawangi”, jelas Budi.
Dan untuk di Darmawangi ini , lanjut nya, lebih banyak ditemukan jejak hewan air karena lokasinya lebih rendah. Sementara di Jembarwangi sendiri banyak ditemukan hewan darat karena posisinya yang lebih tinggi. Sebenarjya selain jejak hewan purba ditemukan juga jejak pepohonan purba.
” Selain di dua desa tadi di daerah lain juga ditemukan peninggalan kehidupan purbakala seperti didaerah Conggeang”, ungkap nya.
Sebelumnya Budi mengatakan bila kehidupan manusia purba di Kabupaten Sumedang ini, sudah mendapat pengakuan dari para ahli.
” Jejak manusia purba di Sumedang menurut para ahli arkeologi, geologi, dan paleontologi, juga menurut balai pelestari manusia purba, bahwa dii Sumedang sekitar 1 atau 2 juta tahun yang lalu perbah ada kehidupan. Dan ini salah satu buktinya yang ( sekarang) ini ditampilkan”, tukas Budi.













