Antar Desa

Masyarakat Desa Kebonjati Menunggu Perbaikan Jalan Rusak Dari Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang

1
×

Masyarakat Desa Kebonjati Menunggu Perbaikan Jalan Rusak Dari Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang

Sebarkan artikel ini

Pewarta: S. Gervan Epsa

Koran Sinar Pagi, Sumedang – Masyarakat Desa Kebonjati, Kecamatan Sumedang Utara, Jawa Barat, menyampaikan kekecewaannya terhadap fasilitas jalan Kabupaten Sumedang yang sudah rusak parah kepada Kepala Desa Kebonjati Jajang. Kerusakan jalan tersebut diduga menghambat pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa Kebonjati.

Saat dikonfirmasi oleh media, Kepala Desa Kebonjati, Jajang, mengatakan, untuk itu kami atas nama Pemerintah Desa Kebonjati meminta kepada Pemerintahan baik Provinsi ataupun Kabupaten, untuk segera membangun kembali jalan tersebut dimana jalan tersebut adalah jalan alternatif ketika ada gangguan di jalan Provinsi antara kota Sumedang dan Cimalaka.

“Sudah dilakukan pengukuran oleh pihak Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) sebanyak tiga kali pengukuran, dengan hasil kurang lebih dua kilometer yang harus di perbaiki, tetapi sampai saat ini belum ada tindak lanjut dari Pemerintah Daerah untuk memperbaiki jalan yang rusak,” tegas Jajang

Masih dilokasi, Jajang menjelaskan, dikarenakan jalan yang rusak sehingga sering terjadi kecelakaan kendaraan bermotor yang jatuh dijalan itu, karena rusaknya jalan jadi licin. Oleh karena itu saya sebagai Kepala Desa Kebonjati sangat berharap kepada Pemerintah Daerah yang bersangkutan untuk segera memperbaiki jalan Bojongjati – Galudra.

“Memang sudah masuk list untuk pengerjaan jalan, dengan anggaran Rp 600 juta yang sudah dialokasikan, tetapi belum ada tindak lanjut. Lokasi kami kan perbatasan antara Kecamatan Sumedang Utara dan Kecamatan Cimalaka, kenapa jalan dilokasi lain sudah diperbaiki sedangkan lokasi kami yang dekat dengan Pusat Kota belum ada tindak lanjut, sehingga menimbulkan pertanyaan dari masyarakat “Kenapa Desa kita dilewati?” itu pertanyaan yang dilontarkan kepada saya sebagai Kepala Desa,” ucap Jajang

Selain itu menurutnya, jalan tersebut merupakan akses jalan warga untuk menarik produksi hasil panen dan hasil ternak serta menarik pupuk. Diketahui jalan terebut juga merupakan akses jalan penunjang ke tempat Destinasi Wisata Gunung Kacapi.*****